Categories: BERITA UTAMA

61 Rumah Kios dan 2 Pastori Ludes Terbakar

KORBAN KEBAKARAN: Sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran saat mengamankan barang-barangnya, Jumat (9/8).  (FOTO:Diskominfo Tolikara for Cepos)

JAYAPURA-Sebanyak 61 unit rumah kios dan 2 unit rumah Pastori milik gereja GIDI Ebenhezer, Karubaga, Kabupaten Tolikara, ludes terbakar, Jumat (9/8) sekira pukul 11.00 WIT.

Lokasi kebakaran tersebut berada di pinggir lapangan terbang dekat kediaman Bupati Tolikara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tolikara, Darwes  Jikwa mengatakan, rumah kios yang terbakar ini dibangun tahun 2015 oleh Pemkab Tolikara yang mendapat dukungan dana dari Kementerian Sosial RI.

“Pembangunan kios yang terbakar ini dilakukan pasca musibah kebakaran kios dan musala pada tahun 2015 lalu. Pembangunannya dilakukan Pemkab Tolikara dan mendapat tambahan bantuan dana dari Menteri Sosial saat itu, Khofifah Indar Parawansa yang datang langsung ke Karubaga,” ungkap Darwes Jikwa kepada Cenderawasih Pos, Jumat (9/8). 

Sementara itu, Kapolres Tolikara, AKBP. Leonard Akobiarek yang dikonfirmasi mengatakan, sumber api diduga berasal dari salah satu rumah kios milik AK.

Awalnya AK membeli 20 liter bensin di kios eceran untuk digunakan membelah kayu di kampung. Bensin yang dibeli kemudian dipindahkan dari jerigen milik penjual bensin eceran ke jerigen miliknya.

“Namun saat dipindahkan, jerigen milik AK tidak muat sehingga sebagian bensin dipindahkan ke dalam ember yang ada di kamar mandi tidak jauh dari dapur,” ungkapnya.

Saat bersamaan, istri AK menurut Kapolres Leonard Akobiarek sedang memasak sehingga api menyambar bensin yang berada di dalam ember serta jerigen. Api kemudian makin besar dan akhirnya merembet ke rumah kios lainnya.

Saat kejadian, AK bersama isteri serta dua nenek  yang berada dalam rumah berhasil selamat. Namun tidak ada barang berharga lainnya yang bisa diselamatkan kecuali pakaian di badan.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Polres Tolikara menurutnya sudah memasang garis polisi di lokasi kebakaran. “Kami telah mengamankan dua terduga yang merupakan pasangan suami istri yaitu AK dan DB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” tambahnya.  

Pemkab Tolikara melalui instansi terkait Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, hingga kemarin melakukan pendataan dan mengungsikan warga yang menjadi korban kebakaran. (fia/nat) 

newsportal

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

43 minutes ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

5 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

11 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

12 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

13 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

14 hours ago