Categories: BERITA UTAMA

Mulai Ramai Dikunjungi Tokoh KKSS

Pasien Sarwana terbaring lemah ketika dikunjungi Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru MM di RSUD Dok II Jayapura Senin malam (8/7). Pasien tersebut membutuhkan uluran tangan dari para pihak yang peduli. ( FOTO : Gamel/Cepos )

JAYAPURA – Tak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menarik perhatian publik dari kondisi pasien bernama Sarwana. Hanya setengah hari setelah diputuskan untuk dilakukan perawatan intensif di RSUD Jayapura, masyarakat dari berbagai kalangan terus berdatangan membesuk. 

Bahkan Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., setelah menyelesaikan ibadah salat Isya dirinya langsung mendatangi pasien Sarwana. Saat itu, ibu dua anak ini masih berada di IGD dan Rustan Saru langsung berbincang-bincang mencari tahu apa penyebab awal sakitnya termasuk mengapa harus menunggu bertahun-tahun baru dibawa ke rumah sakit. 

 Tak hanya Rustan Saru, sejumlah tokoh Kerukunan Kelurarga Sulawesi Selatan (KKSS), malam berikutnya juga terlihat ikut menyambangi pasien tersebut. Tentunya untuk memberikan dukungan agar Sarwana bisa lekas pulih. 

“Saya kaget saja sebab tiba-tiba disebutkan jika ada warga yang sakit sudah menahun dan tidak terdeteksi oleh dinas kesehatan. Setelah mendengar saya coba cek langsung dan ternyata sisi ekonomi dan informasi yang tak begitu dipahami sehingga banyak menggunakan pengobatan tradisional,” kata Rustan Saru usai mengunjungi pasien Senin (8/7) malam.

 Ia mendengar bahwa sakitnya pasien ini sudah lama, sejak 2006 namun sakitnya kambuhan. “Untungnya tadi ada inisiatif dari tetangga, keluarga dan teman-teman komunitas. Saya pikir ini hal yang patut dicontoh. Saya berharap bisa segera didiagnosa. Sebab saya lihat orangnya bisa berkomunikasi dengan baik dan semoga ada sentuhan kasih. Harapan saya pasien Sarwana juga bisa segera pulih,” imbuhnya. 

Sang suami sendiri terlihat lebih banyak diam. Hanya menyalami dan sesekali tersenyum jika ada yang datang berkunjung. 

Hingga tadi malam tercatat selain Wakil Wali Kota Jayapura, ada juga dari Forum Komunitas Jayapura, Bikers Subuhan serta KKSS  yang menjenguk Sarwana. “Kami bersyukur karena banyak yang peduli. Di sini kami hanya berpikir bahwa pasien ini memiliki hak dan harus mendapatkan pelayanan kesehatan. Kalau dihalang-halangi apalagi tak dirawat justru kita akan salah sebab ia punya hak untuk sembuh dan  sehat. Kami hanya memikirkan dari aspek kemanusiaan,” kata Gunawan salah satu pekerja sosial di Jayapura.

 Gunawan dan timnya dari Keladi Sagu yang sejak dari kos-kosan hingga kemarin malam terus mendampingi pasien dan keluarga. Termasuk mengurus administrasi maupun BPJS yang dibutuhkan. “Sedikit ada trouble sebab BPJS-nya sudah tidak aktif dua tahun dan harus melakukan perekaman e-KTP  di Kota Jayapura. Tapi pelan – pelan kami bantu uruskan dan kami harap OPD seperti Disdukcapil bisa memaklumi kondisi pasien yang belum bisa apa-apa,” pungkasnya. (ade/nat) 

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

10 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

11 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

11 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

12 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

12 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

13 hours ago