

Tim SAR Jayawijaya mengevakuasi jenazah dua warga Tolikara yang tenggelam di Kali Baliem Tepatnya Kampung Pisugi Distrik Pisugi Jumat (6/6) lalu. (foto:Dok Basarnas Jayawijaya)
Komandan Basarnas: Mereka Ditemukan Tersangkut Kayu di Dalam Kali Baliem
WAMENA – Dua warga asal Kabupaten Tolikara atas nama Maka Woda (25) dan Yatu Gire (27) yang hilang sejak Kamis (5/6) lalu telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Jumat (6/6) lalu.
Komandan Basarnas Jayawijaya Supartono mengakui awalnya tim menerima laporan pada kamis kemarin jika ada dua warga asal Kabupaten Tolikara yang tenggelam di kali baliem tepatnya di Kampung Pisugi Distrik Pisugi dan hari itu langsung dilakukan pencarian namun tidak ada hasil karena keluarga korban melapor sore hari.
“Setelah itu pencarian kembali dilanjutkan pada jumat kemarin, dari pagi sampai dengan siang kami berhasil menemukan korban yang pertama atas nama Maka Wonda, sorenya kami berhasil menemukan korban kedua yaitu Jatu Gire,”ungkapnya Sabtu (7/6) di Wamena.
Menurutnya dari temuan dua korban yang tenggelam tersebut dimana jarak antara korban pertama dan korban kedua sekitar 15 meter, dimana untuk korban pertama ditemukan di lokasi kejadian saat yang bersangkutan hilang, sementara korban kedua ditemukan 15 meter dari korban pertama karena diduga terseret arus kali baliem.
“Kedua korban terseret arus kali baliem karena usai mencari kayu bakar kemungkinan keduanya merasa kepanasan sehingga ingin mandi di kali baliem, namun sayangnya keduanya tak bisa berenang sehingga terseret arus,”jelas Supartono.
Page: 1 2
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…