Lebih lanjut Komandan Basarnas Jayawijaya mengaku jika sebenarnya yang mandi di kali baliem itu ada 5 orang, sementara korban Maka Wonda yang pertama kali terseret arus kali baliem dan ingin diselamatkan oleh korban Jetu Gire namun nasib naas keduanya karena terseret arus kali baliem yang begitu deras sehingga keduanya tak bisa bertahan.
“Jadi karena ingin menyelamatkan rekannya sehingga korban kedua juga terseret arus sehingga tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri, kini kedua korban telah diserahkan kepada keluarga untuk di makamkan,” beber Supartono
Ia juga menyebutkan dua korban tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dimana keduanya tersangkut di bantaran kayu yang ada di dalam kali baliem hingga untuk mengeluarkan korban yang terjebak juga membutuhkan waktu yang lama.
“Karena korban terjebak di kayu kita juga kesulitan untuk mengangkat korban, akan tetapi dengan beberapa kali percobaan yang dilakukan akhirnya korban berhasil diangkat dari dalam kali baliem,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya pemindahan kewenangan, tetapi juga mencakup peralihan pegawai,…
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Solidaritas Perempuan Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP)…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan tersangka DM masuk dalam…
Rustan Saru mengatakan, berbagai tahapan seleksi telah dilalui, mulai dari uji kompetensi hingga proses administrasi…
Terduga pelaku sendiri saat kejadian tersebut diduga dalam pengaruh minuman keras. Kapolsek Merauke Kota melalui…
Hingga pukul 09.00 WIT, jumlah pegawai yang hadir baru mencapai sekitar 50 persen. Bahkan, pada…