Secara terpisah Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menekankan jika Proprov Papua Pegunungan bersama 8 kabupaten harus bersikap tegas untuk menghentikan konflik kekerasan sampai dengan perang suku, sebab konflik seperti ini seakan -akan tak mempunyai integritas diri sebagai bentuk dan gambar dari Tuhan.
“Konflik atau perang suku seperti ini jangan dijadikan budaya, sebab hal ini benar -benar membuat harga diri manusia hilang,”ujar Ones.
Ia juga menegaskan setelah perang atau pembunuhan itu selesai, nantinya dibebankan lagi kepada pemerintah , dan sekarang pemerintah klaim di bawah Kuasa Tuhan hal seperti itu ditolak dan tak akan membayar kepala atau denda adat dalam bentuk apapun itu.
“Beberapa waktu lalu kami sudah selesaikan konflik diantara masyarakat, bahkan sudah menyuarakan melalui gereja, namun konflik -konflik seperti ini terus terjadi dan semua imbauan yang diberikan itu tak mempan lagi dengan kejadian yang terjadi saat ini,”kata Ones Pahabol.
Ia juga menegaskan kematian yang disebabkan karena konflik yang menyebabkan adanya jembatan yang putus hingga merengut nyawa dari manusia sangat disayangkan dan menimbulkan kerugian besar karena kejadian itu adalah kematian massal ada orang yang tidak besalah atau tak tahu persoalan harus kehilangan nyawa.
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…