

Kepala Dinas Kominfo Nabire, Yermias Degei. (CEPOS/ISTIMEWA).
NABIRE- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd., M.I.Kom, dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kepada media ini via seluler, Senin, (9/2).
Menurut Yermias Degei, pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar demokrasi yang menjaga transparansi, akuntabilitas, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Pers adalah jantung demokrasi. Tanpa pers yang merdeka, profesional, dan berintegritas, demokrasi akan kehilangan arah. Pers menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ruang publik yang sehat dan beradab,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini pers juga memegang peran penting dalam penguatan literasi digital masyarakat melalui empat pilar utama, yakni kecakapan digital, budaya digital, etika digital, dan keamanan digital.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…