

Kepala Dinas Kominfo Nabire, Yermias Degei. (CEPOS/ISTIMEWA).
NABIRE- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd., M.I.Kom, dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kepada media ini via seluler, Senin, (9/2).
Menurut Yermias Degei, pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar demokrasi yang menjaga transparansi, akuntabilitas, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Pers adalah jantung demokrasi. Tanpa pers yang merdeka, profesional, dan berintegritas, demokrasi akan kehilangan arah. Pers menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ruang publik yang sehat dan beradab,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini pers juga memegang peran penting dalam penguatan literasi digital masyarakat melalui empat pilar utama, yakni kecakapan digital, budaya digital, etika digital, dan keamanan digital.
Page: 1 2
Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak…
Menangapi terkait dengan itu, Ketua Komnas Ham Papua, Frits Ramandey menyebut pihaknya sangat menyayangkan aksi…
Meski saling berdebat namun dibawah dengan candaan, sehingga lawan tidak menangapi serius. Bersama Kepala Kantor…
Puluhan alat berat tersebut akan difokuskan pada pemetaan kerusakan infrastruktur serta evakuasi puluhan kendaraan yang…
Persipura kini memiliki 33 pemain untuk menatap putaran ketiga. Kelima pemain baru mereka juga telah…
Rumah yang dipindahkan umumnya berupa rumah panggung berbahan kayu. Bangunan ini dirancang tanpa menggunakan paku,…