Ia menambahkan bahwa saat ,BG dilaunching ada tokoh adat yang datang dan menyampaikan ucapan terimakasihnya dan mengatakan jika MBG sangat membantu mereka apalagi anak-anak ke sekolah jarang sarapan. Dengan gizi yang cukup paling tidak kesehatan anak-anak sekolah bisa lebih baik dan tidak mudah sakit. Ini belum lagi kondisi ekonomi orang tua yang belum tentu semuanya bisa menyiapkan makan siang.
“Kami hadir saat launching dan responnya positif termasuk dari pihak sekolah dan anak murid. Coba tanyakan kepada orang tua murid apakah mereka menolak atau justru sebenarnya menerima. MBG banyak memberi manfaat karena bahan makanannya juga akan dibeli dari petani disini (Yahukimo),” imbunya.
Selain itu, Kapolres menyatakan bahwa aparat tidak menghandle langsung pemberian MBG ini melainkan mengambil posisi hanya mendampingi.
“Kami bukan mengontrol atau menghandle tapi aparat hanya mendampingi jadi tidak betul aparat yang kelola. Tahu sendirikan karena dengan situasi yang belum stabil maka kami hanya dampingi. Dan sekali lagi aksi kemarin disinyalir sudah tidak murni lagi, sudah ditunggangi, ” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…