Categories: BERITA UTAMA

Honorer Satpol PP Tewas Dihajar Teman Minum

JAYAPURA-Minuman keras lagi-lagi menjadi penyebab kematian. Setelah sebelumnya seorang sekuriti Uncen tewas dengan beberapa tikaman benda tajam usai menegur seorang pria yang mabuk berat, kini seorang pegawai honorer Satpol PP Kota Jayapura bernama Fermenas (42) mengalami nasib serupa. 

Ia ditemukan tewas setelah diduga dihajar oleh teman minumnya berinisial FS (20) menggunakan batu. 

Korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi wajah penuh darah bahkan di bagian telinga mengeluarkan darah.

Pasalnya batu yang digunakan bukan batu sekepal tangan melainkan batu tela dan batu pondasi yang ukurannya juga sebesar batu tela. 

Kapolsek Abepura, AKP. Lintong Simanjuntak yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. 

Ia menjelaskan kasus itu terjadi pada Sabtu (7/8) sekira pukul 16.20 WIT di Jalan Kesehatan 1 Distrik Abepura, Kota Jayapura. Kejadian ini bermula ketika Jumat (6/8) sekira pukul 19.00 WIT pelaku mengonsumsi miras jenis ballo di rumahnya. 

Keesokan harinya, Sabtu pukul. 02.00 WIT dini hari pelaku merasa sepi karena hanya sendiri menghabiskan minumannya kemudian ia berjalan kaki ke TKP sambil membawa sisa ballo. 

 Saat sampai di TKP pelaku melihat korban dan teman-temannya sedang pesta miras kemudian pelaku memilih bergabung. 

Sekira pukul13.30 WIT minuman habis kemudian korban tidur di TKP sedangkan pelaku pergi makan bakso. 

Setelah itu pelaku kembali ke TKP dan mencoba membangunkan korban dengan maksud mau menyuruh korban pulang ke rumahnya. Tetapi korban memukul pelaku sebanyak satu kali menggunakan tangan yang mengenai muka pelaku.

Pelaku tidak terima sehingga membalas memukul korban sebanyak satu kali. Korban tak terima dan berontak kemudian pelaku mengambil batu tela dan memukul korban sebanyak satu kali dengan menggunakan batu tela tersebut dan mengenai dikepala korban.

Setelah itu pelaku mengambil batu kali lalu memukul korban lagi sebanyak dua kali dan mengenai kepala korban kemudian pergi. “Jadi mereka sama-sama minum kemudian korban dibangunkan untuk pulang tapi marah dan sempat memukul. Karena terkena pukulan ini akhirnya FS marah dan mengambil batu kemudian menghantam kepala korban,” cerita Kapolsek Lintong. 

Polisi mendapatkan laporan ini langsung mengecek ke TKP. “Pelaku langsung kami amankan di rumahnya saat itu juga dan kini telah ditahan,” sambung Kapolsek. 

Sekira pukul 17.02 WIT mobil ambulance dari RS Bhayangkara tiba di TKP selanjutnya membawa jenazah korban untuk divisum. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

7 hours ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

8 hours ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

9 hours ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

10 hours ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

11 hours ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

12 hours ago