Categories: BERITA UTAMA

Kelompok Egianus Dalang Penembakan Tiga Anggota TNI

*Dandim: Kelompok ini Melakukan Gangguan untuk Memperoleh Senjata

JAYAPURA-Kelompok Egianus Kogoya disebutkan sebagai dalang dari penembakan tiga anggota TNI Satgas Yonif 310/KK di Kampung Yal, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Selasa (6/7) lalu.

Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Christian FR Ireeuw mengatakan, motif penembakan dan gangguan yang dilakukan kelompok Egianus Kogoya terhadap TNI untuk menunjukkan eksistensi keberadaan mereka. “Mereka terus melakukan gangguan kepada TNI-Polri sekaligus bagaimana mereka bisa memperoleh senjata dengan kontak dan pembacokan,” kata Dandim saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Kamis (8/7).

Pasca penembakan lanjut Dandim, anggota di lapangan tetap melakukan pengejaran. Selain pengejaran, Dandim berusaha untuk melakukan pendekatan dengan para tokoh yakni agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan sinergi dengan pemda setempat untuk menyampaikan keluhan keluhan dari masyarakat sehingga bisa terpenuhi dengan baik.

“Ke depan kami dari TNI perlu melakukan operasi teritorial, ini sangat penting untuk dilakukan di daerah daerah rawan untuk membantu pembangunan rumah ibadah, honai dan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Dandim juga terus berusaha mengakomodir putra-putri yang ada di 3 wilayah yang menjadi wilayah kerjangan yaitu Kabupaten Nduga, Yahukimo dan Pegunungan Bintang untuk merekrut mereka menjadi TNI. “Itu upaya upaya yang saya lakukan sehingga tidak ada lagi penumpahan darah di tanah ini,” kata Dandim.

Sementara itu, tekait tiga anggota TNI yang tertembak yakni Praka Sigit dengan luka tembak di bagian punggung, Pratu Mazmur terkena pada kepala dan Prada Rudi terkena rekoset pada bibir  sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mimika. “Untuk ketiga anggota yang kena tembakan masih berada di Mimika, kemungkinan akan dikirim ke Gatot Subroto untuk tindakan medis lebih lanjut,” ujarnya. 

Sebelumnya tiga anggota TNI dari Satgas Yonif 310/KK ditembak Gerakan Separatis Bersenjata (GSB) saat kontak tembak di Kampung Yal, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Selasa (6/7).

Adapun tiga anggota yang terluka yakni Prk Sigit dengan luka tembak di bagian punggung terkena tembakan dari arah samping kiri tembus ke kanan punggung dengan kondisi dalam keadaan sadar dan stabill.

Pratu Mazmur terkena pada kepala terserempet helm tembus dari samping kiri ke kanan dengan kondisi personel dlm keadaan sadar dan stabil serta Prada Rudi terkena rekoset pada bibir bagian atas dengan kondisi personel dalam keadaan sadar dan stabil. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

13 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

15 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

16 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

17 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

18 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

19 hours ago