Categories: PERSIPURA

Jacksen Berusaha Datangkan Satu Pemain Asing Lagi

Persipura

Kehilangan Boaz dan Tipa, Berarti Kehilangan Dua Kapten

JAYAPURA – Pencoretan Boaz Solossa dan Yustinus Pae merupakan pertaruhan besar yang dilakukan oleh manajemen Persipura Jayapura. Mengingat, kedua pemain lawas itu merupakan roh dari permainan pasukan Mutiara Hitam selama satu dekade lebih. Tentu ketidakhadiran Boaz dan Tipa meninggalkan sebuah kekosongan yang besar dalam tubuh Persipura.

Tak hanya kehilangan dua sosok pilar pentingnya, tapi pencoretan Boaz dan Tipa, tim kebanggaan masyarakat Papua itu juga kehilangan dua pemimpin mereka di lapangan hijau. Pasalnya, Boaz merupakan kapten utama tim, sementara Tipa merupakan kapten nomor dua atau tiga panji Merah Hitam. Estafet ban kapten tentu akan dilanjutkan oleh Ian Kabes atau Ricardo Salampessy, dua generasi emas Mutiara Hitam yang masih tersisa.

Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengaku, kehilangan Boaz dan Tipa memang menjadi ‘PR’ besar baginya dalam menjaga keseimbangan kekuatan dalam klub yang ia tukangi. Bahkan juru taktik asal Brasil itu berambisi untuk mendatangkan satu pemain asing lagi untuk menutupi peran besar yang ditinggalkan oleh Boaz maupun Tipa.

“Sekarang kehilangan Bochi (Boaz) dan Tipa, mau tidak mau kita harus membawa seorang pemain asing keempat kita yang bisa memberikan sebuah dampak yang besar,” ungkap Jacksen Tiago dalam zoom meeting bersama awak media.

“Berkaca ke belakang, dulu kita pernah kehilangan Jack Komboy, Eduard Ivakdalam. Dan saya juga membahas saat keputusan ini diambil, saya bicara dari aspek teknis. Dulu waktu kita kehilangan Edu (Eduard) kita langsung datangkan Zah Rahan setara, kehilangan Jack Komboy kita datangkan Hamka Hamzah juga setara,” ujar Jacksen.

Disinggung soal regenerasi yang bisa menutupi lubang yang ditinggalkan oleh Boaz dan Tipa, pelatih berusia 53 tahun itu tak ingin menyebutkan dengan gambang. Tapi ia mengaku, timnya saat ini memiliki deretan pemain muda yang memiliki potensi besar untuk bisa menjadi pemain besar di kemudian hari.

“Yang jelas saya tidak akan sebut nama mereka, coba bayangkan beban seorang anak muda jika saya sebut namanya sebagai orang yang akan saya tempatkan di lini depan nanti anak itu akan mendapat sebuah beban yang luar biasa dan mungkin saat itu bisa saja tidak berkembang karena aspek psikologis itu yang saya tidak mau,” kata Jacksen.

“Tapi mau tidak mau harus siapkan pemain muda sebagai penerus, saya yakin kita punya beberapa pemain yang punya potensi besar dalam tim kita. Tapi momen ini sangat kritis dimana mendapatkan tekanan yang luar biasa. Ada Boaz dan Tipa saja sudah sulit apalagi tanpa mereka. Intinya saya akan memaksimalkan materi pemain yang ada,” pungkas Jacksen. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

15 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

17 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

18 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

19 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

20 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

21 hours ago