

Djoni Naa (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Lebih dari 10 ribu orang tercatat sebagai pengangguran di Kota Jayapura. Sebagian besar data pengangguran ini didominasi oleh masyarakat lulusan pendidikan sarjana.
“Tingkat partisipasi angkatan kerja di kota Jayapura sudah mencapai 5,16 persen dari angka pengangguran di Kota Jayapura itu 10.535 orang dan tingkat angkatan kerja itu sudah 153.000 dari jumlah penduduk 403 ribu jiwa yang ada di kota Jayapura,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Jayapura, Djoni Naa, Selasa (9/5).
Dia menyebut, selain lulusan S1, para pencaker yang tercatat masih menganggur itu ada yang berijazah S2, selain itu ada juga yang masih lulusan SMA dan SMK.
“Kemudian diikuti oleh SMA dan SMK. Kalau dari SD SMP sudah tidak ada lagi, artinya sudah jarang,” ujarnya.
Lanjut dia, data pengangguran 10.535 orang ini terdata sejak tahun 2019, sebelumnya ada dikisaran 12 ribuan pengangguran. Namun masuk di tahun 2020 dan 2021 itu sudah berkurang. Itu kemungkinan besarnya sudah tersebar dan terserap di beberapa kabupaten pemekaran baru di Papua. Kemudian dipastikan jumlah ini selanjutnya akan terus berkurang menyusul adanya pemekaran provinsi baru di Papua. Sudah pasti akan membutuhkan banyak tenaga kerja lulusan sarjana. (roy/tri)
Razia tersebut menyasar tiga tempat hiburan malam, yakni Cafe/Bar D'Sultan, Blue Angles dan Cloud9. Kegiatan…
Kenaikan grafik kemiskinan tersebut tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan Jayapura, melainkan menggambarkan…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura juga meluruskan anggapan umum mengenai penetapan kategori Desil dalam…
Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua berharap pemerintah daerah terus mempermudah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…
Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…