

Masyarakat Kampung Morela, Maluku saat pertunjukan Pukul Manyapu di Pelabuhan Purasko, Kota Jayapura, Senin (7/4). (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Dalam rangka memperingati hari raya Idulfitri masyarakat Maluku, khususnya warga asal Kampung Morela yang tinggal di Kota Jayapura, menggelar pertunjukan budaya tradisional Pukul Manyapu di Pelabuhan Purasko, Kota Jayapura, Senin (7/4).
Acara budaya yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini berhasil menarik perhatian masyarakat luas, terutama mereka yang belum pernah menyaksikan tradisi khas Maluku tersebut.
Pertunjukan Pukul Manyapu ini biasa dilakukan satu minggu setelah lebaran. Yang yang terlihat adalah pertunjukan dua pria yang saling berhadapan dan bergantian memukul satu sama lain dengan menggunakan lidi dari pohon enau.
Uniknya, para peserta tidak menggunakan pelindung tubuh dan tetap tegar meskipun pukulan menyebabkan memar hingga luka lecet dengan jumlah ratusan. Yang menarik, para peserta sama sekali tidak menunjukkan ekspresi kesakitan ataupun mundur selangkah pun selama pertunjukan berlangsung.
Hal ini menunjukkan keteguhan hati dan kekuatan tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun. Ketua Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) Papua, Christian Sohilait, menyampaikan bahwa tradisi Pukul Manyapu merupakan warisan budaya leluhur dari Kampung Morela, Maluku. Tradisi ini tidak bisa dimainkan sembarangan, karena hanya orang-orang dari Kampung Morela yang memiliki keahlian dan keberanian untuk melakukannya.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…