Categories: BERITA UTAMA

Satu Kompi Digeser ke Puncak Jaya

Korban Tewas di Puncak Jaya Ada yang Ditembak KKB

JAYAPURA-Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz (ODC), Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa pihaknya akan memperkuat pengamanan di Kabupaten Puncak Jaya dengan mengirimkan satu kompi personel ke wilayah tersebut. Langkah ini merupakan respons terhadap situasi keamanan yang masih mencekam sejak November 2024 hingga April 2025.

“Sebanyak satu kompi personel ODC akan kita kirimkan ke Puncak Jaya. Rencananya kita berangkatkan Selasa (hari ini red). Ini dilakukan untuk mengamankan situasi kamtibmas yang terus memanas,” ujarnya Senin (7/4).

Dikatakan bahwa ketegangan di Puncak Jaya yang berlangsung hingga sekarang dipicu oleh konflik antara dua kubu pendukung pasangan calon bupati nomor urut 01 dan 02.

Bentrokan yang terjadi berulang kali tersebut telah menyebabkan korban jiwa dan kerugian materil yang cukup besar, termasuk pembakaran rumah-rumah warga. “Ini merupakan rentetan kasus politik. Bahkan terakhir, pada Minggu sore, terjadi lagi kebakaran rumah warga yang diduga akibat bentrokan paslon kubu 01 dan 02,” lanjutnya.

Sutejo juga mengungkapkan adanya indikasi penyusupan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam konflik tersebut. Dari 12 korban jiwa yang tercatat sejak November hingga April, beberapa di antaranya meninggal akibat luka tembak yang diduga dilakukan oleh anggota KKB.

“Atas dasar itulah, pengamanan kami perketat menjelang pelantikan Bupati terpilih yang direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun 2025,” katanya. Selain mempertebal pasukan, Satgas ODC juga aktif melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku bentrokan. Salah satu upaya yang telah berhasil yakni menggagalkan penyelundupan senjata api oleh tersangka Yuni Enumbi.

“Senjata api itu rencananya akan dibawa ke Puncak Jaya. Untungnya, kami berhasil menangkap Yuni Enumbi sebelum senjata tersebut sampai di tangan yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya. Sutejo menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kelompok KKB yang diduga menunggangi aksi-aksi kekerasan antara dua kubu pendukung paslon.

“Tim kami di lapangan saat ini tengah menyelidiki keterlibatan KKB dalam bentrokan di Puncak Jaya. Ini akan menjadi fokus utama kami ke depan,” pungkasnya (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

6 hours ago

Pemprov Papua Barat Tingkatkan Status Siaga Karhutla Menjadi Waspada

Pemerintah Provinsi Papua Barat telah meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga…

11 hours ago

Trafik Pelabuhan Merauke Tumbuh di Atas 10 Persen

Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…

12 hours ago

BKPSDM Provinsi Papua Pegunungan Didesak Beri Kepastian

Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…

13 hours ago

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

14 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

15 hours ago