Menurutnya, tindakan yang dilakukan pelaku tidak hanya mengancam fisik nakes namun juga menganggu mental nakes.
Sebab itu, ini menjadi pembelajaran kepada siapa pun bahwa hormatilah setiap nakes. Sebab menurut dr Donald, para nakes sudah memberikan yang terbaik kepada setiap pasien yang berobat.
“Jangan lagi diberikan beban yang terlalu berat kepada nakes dengan ancaman apalagi tindakan-tindakan pengancaman. Mereka ini sudah mengorbankan semuanya untuk betugas melayani masyarakat Papua,” imbuhnya.
Kata dr Ronald, masih banyak persoalan kesehatan di Papua. Karena itu, jangan diperparah dengan mengancam nakes.
“Ketika melakukan ancaman atau menyerang nakes, yang korban bukan hanya nakes itu sendiri. Melainkan masyarakat juga menjadi korban jika mereka tidak dilayani saat sakit,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…
Ps. Kanit 1 Subdit Audit Direktorat Pengamanan Objek Vital AKP Muhammad Ridwan, mengataakn bahwa…
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Selatan Apolo Safanpo mengimbau seluruh kader Partai Golkar…