

Konsisten Peduli Terhadap Anak-anak korban Banjir Sentani
JAYAPURA- Konsisten terhadap peduli anak-anak korban banjir di Sentani, Tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh Pembinaan Masyarakat (Binmas) Noken Polri.
Bahkan, rombongan Tim Kajian Wantimpres mendapatkan kesempatan untuk bisa melihat dan meninjau langsung kegiatan trauma healing yang dilakukan kepada anak-anak korban banjir bandang dan longsor oleh Satuan tugas Binmas Noken Polri di Posko Penampungan pengungsi korban banjir di Kampung Kehiran I, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (5/4) lalu.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Kajian Wantimpres, Mayor Jenderal TNI (Purn) Hari Mulyono yang ikut hadir dan menyaksikan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas apa yang sudah dilakukan oleh Satgas Binmas Noken Polri khususnya kepada anak-anak yang menjadi korban banjir bandang dan longsor beberapa waktu lalu.
Selain memberikan trauma healing sebagai salah satu hiburan kepada anak-anak pasca musibah kemarin, apa yang dilakukan Binmas Noken dengan memberikan materi pengetahuan umum dan wawasan kebangsaan merupakan alternatif pengganti sementara kehadiran sekolah dan guru yang saat ini tidak bisa dirasakan anak-anak akibat musibah banjir yang melanda Sentani.
“Paling tidak sampai dengan sekolah mereka yang rusak akibat banjir dapat diperbaiki,” ucap Hari Mulyono.
Hari berharap ke depan apa yang dilakukan oleh Binmas Noken tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi terhadap institusi-institusi lainnya untuk dapat melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Bimmas Noken Polri yaitu bermanfaat bagi masyarakat banyak.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian yang telah dilakukan oleh Binmas Noken ini. Ke depan kami juga sangat berharap agar kiranya yang dilakukan Binmas Noken ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi kepada institusi-instusi laninya untuk dapat bisa bermanfaat dengan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ka Satgas Binmas Noken Polri, Kombes Pol. Drs. Eko Rudi Sudarto mengaku apa yang dilakukan Binmas Noken Polri merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak korban dari bencana banjir bandang tersebut.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dan bisa berbagi kebahagian dengan mereka untuk menghilangkan rasa trauma yang mereka rasakan akibat banjir bandang, Sabtu (16/3) lalu,” katanya.
Menurut Eko Sudarto, Binmas Noken Polri tak sekedar memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura. Namun, untuk daerah lain kegiatan rutin yang dilakukan Binmas Noken Polri adalah pendampingan kepada masyarakat melalui peternakan dan perkebunan.
“Binmas juga memiliki program Polisi Pi Ajar Sekolah, kami benar-benar ingin menyentuh masyarakat papua untuk kemajuan mereka,” pungkasnya. (fia/nat)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…