

JAYAPURA – Gempa berulang yang mengguncang Kota Jayapura Rabu malam (8/2) hingga Kamis dini hari memberi dampak ada sejumlah bangunan di Kota Jayapura. Dari beberapa informasi yang dirangkum di media sosial terlihat ada dua tempat ibadah yakni Masjid Nurul Amin Yapis, GKI Maranatha Polimak 1, Gedung Hasrat Abadi Polimak, Gedung Wali Kota menuju Dinsos Kota, termasuk dinding bangunan dekat Bank Mandiri dan sebuah rumah kos di Tasangka yang beberapa bagian dindingnya ambruk.
“Ia ini sampai akuarium om jatuh ambruk ke bawah, ” kata Ani warga Polimak menceritakan kondisi kos tetangganya, Kamis (9/2).
Gempa semalam dilaporkan terjadi sebanyak 13 kali dengan 3 hingga 4 magnitude. Tak sedikit warga yang panik bahkan pasien di RSUD Dok II juga sempat dikeluarkan dari gedung untuk mengantisipasi jika terjadi hal hal yang tak diinginkan. Tumpukan barang di Toko Buku Gramedia juga berhamburan jatuh dari raknya.
“Ini sudah sulit tidur kalau begini, gempa terus dan kami sudah 3 kali keluar masuk rumah,” tulis Aryo.
Sementara Kasatpol PP Provinsi Wiliam Manderi dalam rilisnya meminta warga untuk tidak panik. Lalu mengecek kondisi keretakan bangunan, mempersiapkan barang-barang berharga untuk yang mudah dievakuasi serta banyak berdoa. (Ade/gin)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…