Karena itu, tegas Heribertus apa yang yang tengah diperjuangkan rakyat tersebut didukung oleh DPR. “Karena kita dipilih juga untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,’’ tandasnya.
Heribertus juga mengaku bahwa pihaknya untuk sampai ke Wanam dimana program PSN tersebut sangat sulit.
‘’Awal-awalnya, kami mau cari akses masuk saja tidak bisa. Makanya waktu itu, Pak Komar (Komaruddin Watubun,red), Pak Edo (Edoardus Kaize,red) dan saya, kami carter pesawat untuk lihat dari atas luasnya hutan yang sudah ditebang. Tapi, belum diapa-apakan,”katanya.
Bagaimana dengan skarang? Heribertus mengaku bahwa masih sama. Baru sekitar 8 atau 12 hektar yang digarap sebagai percontohan. Tapi pembukaan untuk sawah itu masih ada dan belum diapa-apakan. ‘’Karena yang diprioritaskan sekarang itu jalan dan itu yang mendapat halangan itu yang terjadi sekarang. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
lub Persipura Jayapura merupakan salah satu tim yang memiliki prestasi cukup mentereng pada kompetisi sepakbola…
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan berdasarkan data sementara yang mereka…
Kapolres menyampaikan, peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) di lokasi penambangan…
Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menyebabkan…
Polres Jayapura memastikan akan menindak tegas setiap kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum sopir taksi…
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung mengatakan DPRK Kabupaten Jayapura telah menyerahkan sebanyak 35 rekomendasi…