Categories: BERITA UTAMA

Kontak Tembak di Pegubin, Tiga Polisi Tertembak

JAYAPURA – Kontak tembak yang terjadi di Kabupaten Pegunungan Bintang antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan  aparat gabungan TNI Polri pada Sabtu (7/1) menimbulkan korban. Tiga anggota polisi  yakni Briptu Fransiskus Ronsumbre, Ipda Jaenuddin dan Brigpol Freying terkena luka tembak. Briptu Ronsumbre  mengalami luka tembak di bagian lengan kanan atas, sedangkan Ipda Jaenuddin dan Brigpol Freying mengalami luka akibat terkena serpihan peluru. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan, kejadian tersebut diketahui berawal dari adanya seorang tukang ojek berinisial LO yang dihadang dengan tembakan diduga KKB Wilayah Pegunungan Bintang di Jalan Yapimakot Jembatan I. Namun tembakan yang diarahkan ke LO ketika itu tidak mengenai dirinya sehingga yang bersangkutan berhasil melarikan diri dan melaporkannya ke Polres Pegunungan Bintang. Mendengar laporan tersebut, lanjut kata Beni Ady, kemudian sekitar pukul 13.35 WIT personel Polres Pegunungan Bintang bersama Satgas Mandala dan Satgas Preventif dengan cepat mendatangi TKP guna merespon kejadian tersebut. “Sebelum personel gabungan tiba di Lokasi Penghadangan, kemudian terdengar arah tembakan dari arah hutan sebelah kanan tepatnya di Jalan Kabiding Lokasi III sehingga personel membalas tembakan perlindungan. Dan penyerangan tersebut diduga merupakan ulah KKB Wilayah Pegunungan Bintang,” tandasnya. Sementara itu, AKBP Muhammad Dafi Bastomi, selaku Kapolres Pegunungan Bintang menyampaikan bahwa mobil dinas Sabhara milik Polres Pegunungan Bintang juga terkena tembakan di bagian kaca hingga tembus. “Saat ini kontak tembak antara personel gabungan dan KKB tersebut sudah berakhir dan situasi telah aman terkendali. Para korban telah berhasil dievakuasi menuju RSUD Oksibil untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelasnya. Kapolres Pegubin menegaskan, pihaknya akan menjamin keamanan masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang, dengan meningkatkan kegiatan patroli agar mencegah terjadinya hal tersebut. “Kami akan berupaya melakukan upaya penegakan hukum secara terukur tetapi juga melakukan pendekatan lebih humanis kepada masyarakat,” tutupnya. (ade/wen)
newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

10 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

11 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

12 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

13 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

14 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

15 hours ago