

JAYAPURA- Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE.,MM., menyebutkan bahwa Covid-19 tidak memandang suku, agama, maupun ras.
“Jangan kira karena penyakit ini dari luar, sehingga menganggap bahwa saudara-saudara kita dari luar Papua saja yang kena. Sementara Orang Asli Papua (OAP) tidak. Sebab, faktanya, siapapun bisa kena penyakit ini kalau tidak jalankan protokol keaehatan dengan baik dan benar,” terang Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE.,MM., Selasa (7/7) kemarin.
Wagub Tinal menyampaikan, hingga saat ini sudah 243 OAP yang terpapar Covid-19, sedangkan 1.579 orang lainnya merupakan non asli Papua. Sementara kasus positif tertinggi ada di Kota dan Kabupaten Jayapura.
“Namun angka kasus yang tinggi ini juga karena kita secara masif melakukan test. Harapan kami juga bisa melakukan pengobatan atau hal-hal yang berhubungan (dengan penanggulangan Covid) secara kuratif supaya mereka juga cepat sembuh,” tambahnya. (gr/gin)
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…
Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…
Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…