Dalam pernyataannya, Dejang Heluka juga meminta aparat keamanan tidak melakukan penyisiran terhadap masyarakat sipil di Distrik Mangelum pasca kejadian tersebut. “Kalau mau kejar kami, silakan kejar kami. Jangan masyarakat yang menjadi sasaran karena mereka tidak bersalah,” ujarnya. Selain itu, TPNPB-OPM kembali menyampaikan tuntutan politik mereka terkait status Papua serta pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait klaim pembakaran yang disampaikan TPNPB-OPM tersebut. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…