“Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penanganan informasi yang berkembang di masyarakat. Setelah dilakukan koordinasi dan verifikasi bersama pemerintah daerah serta unsur terkait, dipastikan bahwa benda yang beredar dalam video tersebut bukan bom ataupun ranjau. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” kata Faizal.
Ia menambahkan, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan publik dan berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif. Sementara Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan telah dipastikan benda tersebut bukanlah bom maupun bahan peledak.
“Kami pastikan benda tersebut bukan bom, melainkan besi untuk memukul lonceng gereja. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya,” tegas Kapen Koops TNI Habema dalam keterangannya, Jumat sore. Saat ini situasi di Kampung Jaindapa, Distrik Agisiga, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.(rel/mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Di hadapan warga terdampak, Nerlince meminta masyarakat agar tetap tabah dan kuat menghadapi musibah…
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Distrik Abepura, Petrus Awinero bersama PKK Abepura, sebagai…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Papua membagikan perlengkapan sekolah seperti tas sekolah dan juga…
Asisten III Sekda Papua Bidang Administrasi Umum, Suzanna Wanggai mengatakan, pelaksanaan Natal perlu dipersiapkan…
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Peringatan…
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…