Terkait investigasi, Tim Puslabfor menyatakan tidak mengalami kendala teknis yang berarti. Namun, olah TKP secara menyeluruh belum dapat dilaksanakan karena sebagian area masih menunggu penyelesaian proses sterilisasi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi ledakan tanpa kepentingan serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada tim gabungan yang masih bekerja di lapangan.
Cahyo juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba membongkar benda yang diduga merupakan sisa amunisi, bom, granat, maupun material peninggalan Perang Dunia II yang masih berpotensi membahayakan.
“Segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kemampuan dan peralatan khusus. Langkah cepat masyarakat dalam melaporkan temuan tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya korban jiwa maupun insiden serupa di kemudian hari,” tegasnya. (il/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kabid Damkar Pemkab Jayawijaya Karman mengakui selama penangan karhutla pada musim kemarau ini, damkar Jayawijaya…
Penyisiran diawali dari kawasan Pasar Enarotali. Di lokasi tersebut, polisi menemukan sedikitnya enam kelompok masyarakat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna menjelaskan bahwa seluruh titik rawan pencarian…
Langkah preventif ini dilakukan guna menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum…
Komandan Lanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi di Nabire, Sabtu, mengatakan kebakaran diketahui…
“Kami dari masyarakat adat Erambu memberikan kepada negara wilayah kami seluas kurang lebih 300 ribu…