Dengan demikian, tidak ada alasan bagi pejabat untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut. “Kalau sudah ada pemberitahuan, maka semuanya wajib hadir untuk mempertanggungjawabkan pekerjaan mereka,” tegasnya. Wali Kota berharap pada pelaksanaan monitoring berikutnya, seluruh pejabat terkait dapat hadir tanpa terkecuali. Ia mengingatkan bahwa ketidakhadiran berulang akan berujung pada tindakan tegas.
“Saya harap pada monitoring kedua nanti tidak ada lagi yang tidak hadir. Kalau masih tidak hadir, itu menjadi tanda bahwa yang bersangkutan harus diganti,” pungkasnya. Pemerintah Kota Jayapura sendiri berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, kinerja, dan akuntabilitas aparatur, guna memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran.(kim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…