Categories: BERITA UTAMA

Hadirkan Pelapor dan Terlapor

Terkait Rekaman Suara yang Diduga Pj Wali Kota Jayapura

JAYAPURA – Kasus rekaman suara 9 menit yang diduga suara Pj Wali Kota Jayapura terus bergulir. Rabu (6/11) hari ini, Bawaslu akan melaksanakan proses klarifikasi. Komisioner Bawaslu Papua, Yofrey Piryamta mengatakan dalam proses klarifikasi. Pihaknya mengundang pelapor, terlapor dan saksi untuk dimintai keterangan berkaitan dengan peristiwa yang dilaporkan pelapor.

“Kami harap mereka hadir untuk memberikan keterangan dalam proses klarifikasi,” kata Yofrey saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (5/11). Lanjutnya, jika kemudian yang diundang tersebut tidak hadir. Bawaslu akan mengundang ulang secara patut untuk hadir. “Namun kami harap mereka ini bisa hadir hari ini,” ucapnya.

Yofrey menerangkan jika kasus yang menyeret Pj wali kota ini menjadi perhatian Bawaslu. Pada Jumat (1/11), sudah dilakukan kajian awal terhadap laporan pelapor.

“Dari hasil kajian awal, laporan tersebut perlu dilengkapi oleh pelapor. Untuk  syarat formil sudah terpenuhi tetapi syarat materil belum terpenuhi, sehingga diberikan kesempatan kepada pelapor untuk melengkapi laporannya.

Ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Yofrey dalam rilisnya. Adapun batas akhir pelapor melengkapi laporannya pada 4 November 2024 (2 hari sejak diterima pemberitahuan untuk melengkapi laporan). “Bawaslu telah menerima perbaikan laporan pelapor pada 4 November lalu dan telah meregistrasi laporan tersebut, sebab syarat formil dan materil telah terpenuhi,” ucapnya.

Lanjutnya, proses selanjutnya adalah Bawaslu menindaklanjuti laporan dimaksud dengan mekanisme penanganan pelanggaran. Dimana Bawaslu akan melaksanakan proses klarifikasi yang dimulai pada Rabu, (6/11).

“Bawaslu akan melakukan mekanisme penangan pelanggaran atas dugaan pelanggaran pemilihan yang dilaporkan tersebut waktu tiga hari kalender, dan dapat ditambah dua hari kalender waktu untuk meminta keterangan tambahan pelapor, terlapor atau saksi,” pungkasnya. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

11 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

15 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

21 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

22 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

23 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

24 hours ago