“Selain seminar ada juga layanan pemeriksaan kesehatan gratis termasuk pemberian resep gratis,” tambah Elisabeth. Ini juga menjadi masukan kepada pemerintah dengan melihat kondisi kesehatan anak sementara di Papua Barat belum ada dokter spesialis anak seperti tiga dokter di atas.
“Dengan seminar ini kita paham apa saja penyakit yang rentan terhadap anak. Kami juga berharap Unipa nantinya bisa menghasilkan dokter spesialis dan semoga ini bisa menginspirasi pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut,” harapnya. Elisabeth menambahkan bahwa antusias warga cukup tinggi dan hasil pemeriksaan tersebut akhirnya membuka wawasan bagaimana menjaga dan merawat kesehatan anak.
“Setelah ini kami akan lakukan pemilihan duta kampus yang nantinya menjadi brand ambassador kampus,” tutup Elisabeth. Puncak acara peringatan HUT ke 25 Unipa sendiri akan dilakukan pada 3 November.(ade)
Page: 1 2
BUMD milik Pemprov Papua, PT Irian Bhakti Papua (Perseroda) terus mengoptimalkan aset perusahaan yang tersebar…
Abisai menilai keberadaan petani memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan dan ketersediaan pangan di…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., meresmikan Gedung Gereja GKII Nehemia Skow, Klasis…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…