

Para pedagang ikan saat menyortis ikan di Pasar Pelelangan Ikan (PPI) Hamadi, Sabtu (1/3). Pemerintah menyebut, deflasi dipicu daya beli masyarakat yang menurun. (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua menyebut Papua alami deflasi imbas dari daya beli masyarakat yang menurun. Sebagaimana data Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat terjadi deflasi sebesar 0,48 persen pada Februari 2025.
“Menurunnya daya beli masyarakat turut mempengaruhi deflasi kita saat ini,” kata Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Hartati Sofia Iwanggin, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (5/3).
Ia menambahkan, ini juga tak terlepas dengan adanya efisiensi anggaran yang sedang terjadi. Sebab menurut Hartati, permintaan barang paling banyak dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Pada umumnya permintaan paling tinggi itu dari kalangan ASN, ketika daya beli mereka menurun seiring dengan adanya efisiensi anggaran, maka ini memicu terjadinya deflasi,” bebernya.
Untuk mendorong daya beli ASN, yang perlu dilakukan kata Hartati adalah proses Tunjangan Hari Raya (THR) dipercepat, sehingga bisa mendorong daya beli masyarakat termasuk ASN.
“Proses pembayaran THR dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN harus diproses cepat, sehingga mereka bisa berbelanja,” imbuhnya. Selain itu kata Hartati, yang terpenting adalah perlu dilakukan operasi pasar dan melakukan pasar murah dalam rangka hari besar keagamaan nasional.
“Nantinya akan dilaksanakan pasar murah seluruh Indonesia, kick offnya pada 24 Februari sesuai arahan badan pangan nasional (Bapanas). Tetapi kami Perdagangan dan Perindustrian akan menyelenggarakannya selama tiga kali,” terangnya.
Kata Hartati, Perdagangan dan Perindustrian akan menggelar pasar murah selama tiga kali di lokasi berbeda selama Ramadan. Yang salah satunya H-3 sebelum Lebaran.
“Kabupaten/kota juga didorong menggelar pasar murah dan operasi pasar di wilayahnya masing-masing,” ujarnya. Hartati meminta bagi instansi yang hendak melakukan pasar murah, perlu berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian agar diketahui berapa kali pelaksanaan pasar murah di Papua. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …