Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryaman
JAYAPURA – Pernyataan tegas disampaikan Pendam XVII Cenderawasih terkait beredarnya flyer terkait seorang wanita bernama Tarina Murib (35) yang tewas kemudian dinarasikan sebagai korban mutilasi adalah hoax. Flyer yang dibuat oleh KNPB News menarasikan jika korban adalah seorang warga sipil di Sinak dan merupakan korban kekejian aparat keamanan.
Dalam flyer tersebut juga ditulis jika setelah terjadi mutilasi terhadap 4 warga sipil di Timika, kini kasus serupa terjadi di Sinak dan saat itu warga menemukan korban, Tarina Murib sudah dalam tak bernyawa dan tanpa kepala.
“Dari menyebarnya beberapa gambar atau foto diidentikkan seorang wanita dengan inisial TM warga Sinak dan disini kami dipastikan informasi tersebut adalah berita bohong atau hoax,” kata Kapendam XVII Cenderawasih, Kol Kav Herman Taryaman dalam rilisnya, Senin (6/3).
Herman Taryaman menambahkan bahwa selain flyer, narasi yang dibuat juga tidak betul. Kodam menerangkan bahwa justru sebenarnya korban TM merupakan korban penembakan dari gerombolan Kelompok Separatis Teroris dan saat korban akan dievakuasi oleh aparat keamanan, justru aparat TNI ditembak dan meninggal.
“Justru kami dari TNI yang hendak melakukan evakuasi korban TM ini malah ditembak dan ada anggota kami yang gugur yakni Pratu JM anggota Yonif R 303/SSM yang saat ini sudah dimakamkan di Makasar,” tegas Taryaman.
Kapendam menambahkan bahwa yang dilakukan TPN OPM dan KNPB hanyalah untuk memutar balikkan fakta.
“Semua pemberitaan ini dilakukan oleh kelompok KST dan simpatisannya dengan tujuan menjatuhkan wibawa pemerintah, khususnya aparat keamanan yang sedang bertugas di Papua yang sedang melindungi masyarakat dari ancaman KST,” jelas Kapendam,” tambahnya.
“Coba perhatikan baik-baik foto dan gambar yang beredar, semua itu diedit dan direkayasa. Dari ciri-ciri, dari gambar dan foto saja itu bukan orang yang dimaksud sehingga begitulah ciri – ciri teroris yang selalu memfitnah dan menyebar berita bohong atau hoax,” tutup Herman. (ade/wen)
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…