Terkait situasi di Intan Jaya yang disebut oleh Pangdam Cenderawasih, itu merujuk pada baku tembak antara OPM dan prajurit TNI di Kantor Bupati Intan Jaya pada 29 Januari 2024. Kemudian, pada Minggu lalu (4/2), OPM juga memutus akses jalan Trans Sugapa-Titigi di Intan Jaya. Kelompok separatis itu menggali badan jalan sepanjang 1,5 meter dengan kedalaman dua meter.
Terkait itu, Kasad menyampaikan TNI telah mengantisipasi berbagai ancaman keamanan di Papua selama Pemilu 2024. “Situasi Papua memang akan terus naik-turun. Namun, kami sudah banyak membuat program-program yang saya kira cukup berpengaruh di Papua, termasuk penggunaan sebenarnya tidak ke alutsista, kami lebih menggunakan teknologi untuk mengantisipasi sehingga pengamanan program-program pemerintah bisa berjalan dengan baik. Itu yang kami kedepankan terutama kegiatan teritorial untuk membantu masyarakat,” kata Jenderal Maruli.
Dalam beberapa kesempatan apel kesiapan TNI, Pangdam XVII/Cenderawasih menyebut ada lima daerah yang diyakini rawan di Papua, yaitu Yahukimo (Provinsi Papua Pegunungan), Pegunungan Bintang (Papua Pegunungan), Nduga (Papua Pegunungan), Intan Jaya (Papua Tengah), dan Puncak (Papua Tengah). (antara)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…