Petasan, Meriam Spirtus Berbahaya

Orang Tua Wajib Cegah Anak-anak Bermain yang membahayakan

JAYAPURA-Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., mengungkapkan, adanya meriam spirtus yang sering dimainkan anak-anak menjelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun baru, seharusnya tidak lagi dilakukan jika ini membahayakan keselamatan anak-anak yang bermain atau orang disekitarnya.
Karena dengan bunyi meriam spirtus yang sangat keras tentu bisa menggangu gendang telinga dan kesehatan orang yang memiliki gejala sakit jantung dan lainnya.
Untuk itu, Wawali meminta kepada para orang tua yang memiliki anak yang masih suka bermain meriam spirtus, sebaiknya dilarang untuk bisa diganti dengan permainan lain yang lebih mendidik.
“Kalau dilihat meriam spirtus ini cukup berbahaya, karena bunyinya yang keras dan memakai bahan yang mudah terbakar, jadi kalau memang permainan ini berbahaya sebaiknya anak-anak jangan diperbolehkan main, termasuk petasan yang bunyinya sangat keras,”ungkapnya, Jumat(4/12)kemarin.
Untuk itu, peran orang tua sangat penting dalam mendidik dan mengawasi anaknya, jangan mudah memberikan kebebasan karena jika diberikan kebebasan secara luar dan anak-anak kebablasan dalam hal bermain dan akibatnya merugikan atau tidak baik atau mendidik ini sangat disayangkan.
“Saya harap para orang tua yang memiliki anak harus selalu mengawasi dan mengontrol anaknya saat bermain karena ini sangat penting,”jelasnya.
Diminta juga bagi pemilik kios atau toko, jika ada anak-anak membeli spirtus untuk bermain meriam spirtus sebaiknya jangan dilayani ini demi keselamatan, kenyamana dan ketertiban bersama.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago