Categories: BERITA UTAMA

Di Intan Jaya, Pos ODC Diserang

JAYAPURA – Peristiwa penembakan yang dilakukan oleh KKB kepada warga sipil dan ruangan kelas bagi anak sekolah menjadi perhatian khusus pemerintah. Pasalnya anak sekolah yang seharusnya belajar malah mendengar letusan rentetan peluru. Kondisi ini sangat memperihatinkan terhadap pendidikan di tanah Papua terkhususnya di Kabupaten Intan Jaya, Papua Pegunungan.

Ancaman dari kelompok KKB masih terus terjadi. Terbaru pada Sabtu (2/11) dua orang warga sipil diserang KKB, satu diantaranya meningal dunia dan satunya lagi berhasil menyelamatkan diri. Menangapi hal tersebut Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Brigjen Pol. Faizal Rahmadani yang juga menjabat sebagai Kepala Operasi Damai Cartenz (ODC) mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) tersebut.

Hal itu dia sampaikan melalui pres rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Senin (4/11) sore. Brigjen Faizal mengatakan Penembakan itu dilakukan oleh kelompok KKB Intan Jaya, Adu Wanimbo atau Adu Magai .

Ketika ditanya tentang video viral yang memperlihatkan pelajar Sekolah Dasar (SD) Inpres Yokatapa yang sedang menunduk di dalam kelas karena terjadi kontak senjata antara aparat keamanan dan KKB, Brigjen Pol. Faizal Rahmadani menjelaskan bahwa itu dua kasus yang berbeda.

Sementara itu Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno saat dihubungi Cenderawasih Pos, pada Senin (4/11) menjelaskan terkait dengan video viral yang memperlihatkan pelajar Sekolah Dasar (SD) yang sedang menunduk di dalam kelas karena terjadi kontak senjata antara aparat keamanan dan KKB.

Dia mengatakan penembakan tersebut dilakukan oleh KKB di pos satgas dekat SD Inpres Yokatapa Kabupaten Intan Jaya, Papua Pegunungan.

“Memang ada video yang beredar terkait dengan pelajar SD Inpres Yokatapa yang menunduk di atas lantai papan di kelas mereka karena terdengar bunyi tembakan,” kata Kombes Bayu.Itu lantaran terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dengan KKB yang suara tembakannya masih terdengar di sekitar sekolah.

“Itu pos kami yang ditembak oleh KKB tapi alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan lokasi kontak senjata juga relatif jauh dari sekolah. Namun, suara tembakan saat baku tembak memang terdengar,” kata Kombes Bayu. Kombes Bayu menjelaskan kondisi saat ini di kabupaten intan jaya dalam kondisi rawan kondusif.

“Anggota senantiasa diminta waspada dan siaga guna antisipasi gangguan keamanan yang dilakukan KKB,” pungkasnya. (kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

7 hours ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

11 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

12 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

13 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

14 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

15 hours ago