

Peragaan yel-yel penyemangat yang dilakukan prajurit TNI AD terlihat apik dalam HUT TNI ke 77 di Lapangan Trisila, Hamadi, Rabu (5/10) kemarin. TNI diminta lebih merakyat dan tidak cepat puas diri meski sejumlah lembaga survei menyatakan kepuasan atas apa yang sudah dilakukan TNI saat ini. (FOTO:Gamel/Cepos)
JAYAPURA-Perayaan hari jadi TNI ke-77 untuk Jayapura digelar di Lapangan Trisila, Hamadi, Rabu (5/10) kemarin. Tahun ini TNI mengambil tema TNI adalah kita.
Perayaan tersebut dihadiri sejumlah Forkopimda Papua dan diisi dengan penyematan atau penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan dari Presiden Joko Widodo terhadap 4 prajurit.
Ini sesuai keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 95/TK tahun 2021 tentang penganugerahan tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Pakci Naraya kepada empat prajurit yaitu Praka Muggiono dari Kesatuan Lanud Silas Papare yang diberikan tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun, Serda Mujerjiano Amd Kep dari Kesatuan Lantamal X Jayapura yang menerima tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan 16 tahun, Serka Amrin Pohe yang menerima tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan 24 tahun dan Serka Maliq dari Kesatuan Kodam XVII/Cenderawasih yang menerima tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Nararia Kesetiaan 32 tahun.
Selain pembacaan penganugerahan tanda kehormatan, para tamu undangan juga disuguhkan atraksi tiga paramotor yang mendarat di tengah Lapangan Trisila.
Acara HUT ke 77 ini terkesan biasa-biasa saja dan terasa hambar. Hanya membacakan soal capaian yang diperoleh dari hasil lembaga survei. Padahal ada sejumlah kejadian yang melibatkan oknum TNI baik di Timika maupun di Mappi termasuk di Kanjuruhan yang menjadi perhatian panglima TNI dan sepatutnya dijelaskan soal langkah dan upaya untuk mencegah terulang kembali.
Danlantamal X Jayapura, Brigjend TNI (Mar) Feryanto Marpaung membacakan keputusan berdasar hasil beberapa lembaga survei, TNI mendapat kepercayaan tertinggi dari masyarakat.
Ini diantaranya hasil survei lembaga Indokator Politik Indonesia (IPI) tertanggal 24 Juni 2022 dimana TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari publik sebesar 93,2 persen. Sedangkan hasil survei tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) tertanggal 31 Agustus 2022, TNI mendapat tingkat kepercayaan paling tinggi sebesar 93 persen.
“Demikian juga hasil Lembaga Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) tertanggal 27 September dimana lembaga ini merilis hasil survei dukungan dan kepuasan kinerja TNI terhadap demokrasi sebesar 93,5 persen,” ujar Feryanto membacakan hasil survei.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengimbau kepada seluruh prajurit, dan PNS TNI untuk selalu menjaga kepercayaan masyarakat dengan bertindak dan berucap sesuai dengan tugas pokok. (ade/wen)
Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…
Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…
Terminal kontainer Pelabuhan Merauke saat ini dinilai semakin padat. Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua…
Apel pagi dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Yalimo, Leonardus Pally, dan diikuti para asisten setda,…
Sebanyak 2.851 pencari kerja (pencaker) memanfaatkan pelaksanaan Job Fair yang digelar Pemerintah Provinsi Papua selama…
Minat lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Papua Selatan (Papsel) untuk mengikuti seleksi sekolah…