

Polisi datang mengecek kondisi korban penganiayaan, sebelum menangkap pelaku LH (25) di RSUD Abepura, Rabu (3/9) (Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA-Seorang pria berinisial LH (25) terpaksa diamankan pihak Kepolisian setelah korban inisial JP yang dianiaya pelaku meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis di RSUD Abepura.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, melalui Kasat Reskrim Kompol I Dewa Gede Ditya, menjelaskan kasus penganiayaan ini bermula Pelaku dan Korban yang tinggal dalam satu rumah di Kompleks Perumahan Dosen Buper Waena berdebat soal tiket pesawat.
Dimana Rabu (3/9), sekira Pukul 09.30 WIT, pelaku dan korban ngobrol berdua di para-para depan rumah. Kemudian korban meminta pelaku untuk beli ticket pesawat kembali ke Yalimo, namun pelaku meminta ditunda dulu lalu terjadi perdebatan antara keduanya.
“Saat terjadi perdebatan, tidak lama kemudian pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga membuat korban terjatuh dari para-para dan pingsan. Melihat kejadian tersebut saksi yang melihat korban dibawa masuk ke dalam rumah kemudian mencari kendaraan untuk membawa korban ke rumah sakit,” ungkap Kompol Dewa.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…