

Mantan Gubernur Meepago Nabire NRFPB Alex Hanberi bersama 18 orang pengikutnya saat membacakan pernyataan kembali ke pangkuan NKRI, Selasa (4/5) malam. ( FOTO: Polda Papua for Cepos)
JAYAPURA-Gubernur Provinsi Meepago Nabire, Negara Republik Federal Papua (NRFPB) Alex Hanberi bersama 18 orang pengikutnya kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa (4/5) malam.
Di hadapan para ketua Adat Kampung Sima dan aparat NKRI, 18 orang tersebut mengaku menyerahkan diri kembali kepada NKRI. Mereka juga membentang bendera merah putih sekaligus menciumnya.
Kasat Intel Polres Nabire, AKP. Made Sudarma menyampaikan, pihaknya sudah memintai keterangan kepada saudara atau masyarakat yang terlibat pada organisasi itu. Dimana, mereka sangat koperatif. Selain itu, mereka tidak tahu menahu terkait status keanggotaannya di NRFPB dan hanya diperalat oleh kelompok atau organisasi yang bertentangan dengan NKRI.
“Kami ingin aktivitas berjalan seperti biasa lagi di kampung ini, sehingga tidak ada permusuhan atau pihak-pihak yang mengucilkan rekan atau saudara kita yang telah terlibat organisasi NRFPB. Mari tinggalkan semua permasalahan dan kembali kepada sedia kala,” pinta Made Sudarma, Rabu (5/5).
Sementara itu, Kepala Suku Sub. Sarakwari Agus Rumaterai menekankan kepada warga untuk tidak membuat masalah lagi di tempat ini, sehingga semua warga ikut menanggung risiko akibat dari perbuatan sekelompok orang.
“Mari kita tinggalkan kegiatan seperti itu. Bekerja seperti biasa sehingga jangan melihat mereka atau saudara kita yang sebelumnya bergabung di NRFPB dengan mata sebelah. Marilah kita bangun komunikasi kembali. Mari kita sekolahkan anak-anak kita sampai pintar dan tidak usah yang aneh-aneh. Jangan buat masalah ini dan jangan ada celah. Jadikan ini sebagai pengalaman untuk kedepan lebih baik,” paparnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kampung Sima, Daniel Enggeruhi mengajak warganya agar tidak terpengaruh orang paham yang salah jalan.
“Mulai malam ini kita anggap tidak ada masalah lagi, kita semua saudara-saudara kita ini telah salah jalan dan terpengaruh oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(fia/nat)
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…