Frits menilai Kabupaten Intan Jaya merupakan zona merah konflik, sehingga penanganannya seharusnya menjadi prioritas nasional. Ia pun mendorong pemerintah pusat, khususnya presiden membentuk tim atau komite khusus yang fokus pada penyelesaian konflik di tanah Papua.
“Tim bentukan presiden harus berorientasi pada penyelesaian konflik dan penanganan pengungsi, bukan sekadar melakukan koordinasi administratif yang substansinya sudah dikerjakan oleh OPD teknis,” ujarnya.
Frits juga mengkritisi kebijakan pembentukan berbagai tim penanganan Papua di bawah wakil presiden pada masa pemerintahan sebelumnya hingga saat ini. Menurutnya, belum ada prioritas nyata terhadap penyelesaian konflik bersenjata. “Tanpa prioritas yang jelas terhadap konflik dan pengungsi, upaya penanganan negara akan terus berjalan di tempat,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…
Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…