Categories: BERITA UTAMA

Alasan Bocah di Organda Dianiaya Lantaran Sering Ganggu Anak Kandung

JAYAPURA– Masih ingat kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Organda, Distrik Heram, Kota Jayapura, awal Desember 2024 lalu? kasus yang sempat ramai menjadi pembicaraan warga hingga banyak pejabat mengunjungi korban saat dirawat.

Kasusnya kini memasuki tahap penyusunan berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura. Dari hasil penyelidikan, penyidik menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni EY (36), ibu angkat korban, dan NS (36), ayah angkat korban. Keduanya terbukti melakukan kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon, dalam jumpa pers di Mapolresta Jayapura Kota, Selasa (4/2), mengungkapkan bahwa saat ini tersangka NS telah ditahan di Mapolresta Jayapura Kota. Sementara itu, EY mendapat penangguhan penahanan karena harus merawat bayinya yang baru berusia 10 hari.

“Tersangka melakukan kekerasan dengan cara memukul, menendang, serta menggunakan benda tumpul, sehingga korban mengalami luka fisik dan trauma,” ujar Kombes Pol Victor.

Dari hasil pemeriksaan, motif kekerasan yang dilakukan tersangka terhadap korban adalah karena korban sering mengganggu anak kandung mereka yang masih balita.

“Korban masih dalam tahap tumbuh kembang dan sering mengganggu anak kandung pelaku, sehingga membuat pelaku marah dan melakukan kekerasan,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

7 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

8 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

9 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

10 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

11 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

12 hours ago