Categories: BERITA UTAMA

Kredit Macet Rp 281 M, Kejaksaan Periksa 15 Saksi

Alexander Sinuraya ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua telah memeriksa sebanyak 15 saksi terkait dengan dugaan korupsi di Bank Papua Cabang Paniai di Enarotali. Adapun 15 orang tersebut terdiri dari pihak bank dan yang proses kredit.

Aspidsus Kejaksaan Tinggi Papua, Alexander Sinuraya menerangkan, pemeriksaan 15 saksi tersebut terkait dengan adanya dugaan  penyaluran kredit di Bank Papua senilai Rp 281 M yang diduga terjadi penyimpangan.

 “Dalam penyaluran kredit sebesar Rp 281 M tersebut, berindikasi menimbulkan kerugian negara,” ucap Sinuraya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (5/2) kemarin.

Disinggung berapa nominal uang yang sudah dikembalikan kepada negara dari jumlah Rp 281 M tersebut, Sinuraya mengaku sedang dilakukan pengecekan terkait berapa besar yang sudah dikembalikan dari kredit tersebut.“Sedang kami kroscek berapa jumlah yang sudah dikembalikan,” terangnya sembari menyebutkan kemungkinan jumlah saksi akan bertambah.

 Sebelumnya pada Kamis (30/1) laluKepala Kejaksaan Tinggi Papua Nicolaus Kondomo kepada wartawan menyampaikan Kejaksaan Tinggi Papua hingga saat ini masih terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan Korupsi senilai Rp 281 miliar di Bank Papua Cabang Paniai.

Menurut Kondomo, kasus tersebut kini masih dalam tahap penyilidikan dan dalam waktu dekat akan naik status menjadi penyidikan.

“Kasus dugaan korupsi di Bank Papua Paniai dalam penanganan Kejaksaan Negeri Nabire dibantu dari Kejaksaan Tinggi Papua,” terang Kondomo.

Kasus tersebut lanjut Kondomo belum ada penetapan tersangka, hal ini dikarenakan masih dalam penyelidikan. Namun, apabila sudah naik maka akan ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sebagaimana kasus tersebut merupakan dugaan korupsi yakni terkait kreditur macet pada tahun 2016 silam. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

7 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

8 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

9 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

10 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

12 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

13 hours ago