Categories: BERITA UTAMA

Kepemilikan Senjata KKB Kodap XVI Ditelusuri

JAYAPURA-Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) terus mendalami peran Iron Heluka, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, yang ditangkap di kawasan Ruko Blok C, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat (28/11).

Kasatgas Humas ODC, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan Iron Heluka telah bergabung dengan jaringan KKB sejak Mei 2025. Ia disebut masuk dalam kelompok beranggotakan sekitar 15 orang yang diketahui memiliki lima pucuk senjata laras panjang rakitan.

“Untuk kepemilikan senjata api, bukan Iron Heluka yang memiliki. Senjata itu milik kelompok KKB Kodap XVI. Apakah Iron sendiri memegang atau menguasai salah satu senjata tersebut, kita belum tahu karena pemeriksaan belum sampai pada tahap itu,” jelasnya, Selasa (2/12) malam.

ODC juga masih menelusuri asal-usul senjata laras panjang di kelompok tersebut. “Apakah dibeli atau dirakit sendiri, kita belum dapat pastikan. Penyelidikan masih berjalan,” tambahnya.

Iron Heluka ditangkap saat sedang melakukan pembakaran terhadap lapak gorengan di Ruko Blok C. Penangkapan terjadi sekitar pukul 03.15 WIT setelah Polres Yahukimo menerima laporan tentang keributan di Pemukiman Jalur 1, tepat di depan Pangkalan 88. Saat petugas tiba di lokasi, tiga orang terlihat membakar lapak. Dua berhasil melarikan diri, sementara satu pelaku ditangkap dan diidentifikasi sebagai Iron Heluka.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Golkar Tetapkan Prabowo Sebagai Capres 2029

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…

3 hours ago

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur Sebagai Wapres

Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…

4 hours ago

KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…

5 hours ago

Masyarakat Nafri Tuntut Ganti Rugi Jalan Hamadi–Holtekamp

  Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…

10 hours ago

Pembangunan Papua Tak Boleh Abaikan Masyarakat Adat

  Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…

11 hours ago

Tahun Depan Kapal dan Pesawat Harus Masuk Waropen

Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…

12 hours ago