“Penonton terlalu banyak, padat sekali tapi kami monitor,” ujar AKP Lalang melalui ponselnya. Ia menyampaikan bahwa kejadian itu berada di tengah lautan manusia sehingga tidak begitu jelas siapa yang memegang kayu lalu mengibarkan. “Nanti dilanjut ya, saya terima telepon dulu,” tutup Kapolsek.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredricus Maclarimboen yang terhubung kemudian membenarkan hal tersebut. “Tadi sudah didekati tapi mereka (pelaku) cepat menyembunyikan karena berada di tengah massa. Kami lihat ini spontanitas sebab sejak awal di pintu masuk semua sudah diperiksa tapi ternyata panitia di pintu masuk tidak mampu membendung dan jebol,” kata Kapolres.
Ia menyatakan akan meminta keterangan kepada panitia atas kejadian itu. “Panitia akan kami panggil dan minta keterangan sebab sejak awal sudah ada komitmen untuk sama-sama menjaga tapi ternyata seperti ini,” tutup Kapolresta. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…