“Penonton terlalu banyak, padat sekali tapi kami monitor,” ujar AKP Lalang melalui ponselnya. Ia menyampaikan bahwa kejadian itu berada di tengah lautan manusia sehingga tidak begitu jelas siapa yang memegang kayu lalu mengibarkan. “Nanti dilanjut ya, saya terima telepon dulu,” tutup Kapolsek.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredricus Maclarimboen yang terhubung kemudian membenarkan hal tersebut. “Tadi sudah didekati tapi mereka (pelaku) cepat menyembunyikan karena berada di tengah massa. Kami lihat ini spontanitas sebab sejak awal di pintu masuk semua sudah diperiksa tapi ternyata panitia di pintu masuk tidak mampu membendung dan jebol,” kata Kapolres.
Ia menyatakan akan meminta keterangan kepada panitia atas kejadian itu. “Panitia akan kami panggil dan minta keterangan sebab sejak awal sudah ada komitmen untuk sama-sama menjaga tapi ternyata seperti ini,” tutup Kapolresta. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Frederik menjelaskan, secara fisik pembangunan NICU–PICU telah selesai 100 persen. Namun demikian, fasilitas tersebut belum…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…
Persipura kini berada di peringkat tiga dengan koleksi 34 poin. Mereka terpaut satu poin dari…
‘’Ini sebenarnya masih rana kewenangan dari teman-teman penyidik kepolisian Resor Merauke. Namun saya sebagai…
Korban diketahui bernama Andi Kawer, seorang mahasiswa di Kota Jayapura. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura…
Entis menjelaskan terkait ketersediaan air bersih di RSUD Jayapura, pihaknya langsung menurunkan Tim Teknis yang…