

Alm Briptu Abraham Yarisetouw berfoto dengan calon istrinya. (Foto: Istimewa)
Pelaku Merupakan Residivis Dijerat Pembunuhan Berencana
ASMAT – Pelaku pembunuhan terhadap Briptu Abraham Eliaser Yarisetouw, Anggota Satlantas Polres Asmat, bernama Simon Ufi (35) terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
‘’Sedang kami dalami apakah kasus pembunuhan tersebut masuk dalam unsur Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,’’ kata Kapolres Asmat AKBP Wahyu Basuki saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya, Senin (3/11).
Kapolres Wahyu Basuki menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan minuman keras di Asmat. Namun pelaku dengan posisi dalam keadaan mabuk tiba-tiba menyerang korban dengan menggunakan alat tajam. ‘’Jadi kemungkinan pelaku ini sudah merencanakan untuk menyerang Polisi, sehingga ketika korban datang, pelaku langsug menyerangnya dengan alat tajam,’’ katanya.
Ditanya soal motif pembunuhan tersebut, Kapolres Wahyu Basuki mengaku pihaknya sedang mendalami. Namun pelaku saat kejadian tersebut sedang dalam keadaan pengaruh minuman keras. Pelaku yang sehari-harinya bekerja serabutan di Asmat tersebut, lanjut Kapolres, merupakan residivis. Artinya pernah masuk penjara karena melakukan tindak pidana.
‘’Meski kasus yang dilakukan sebelumnya berbeda, tapi pelaku merupakan residivis. Pernah dipidana karena melakukan tindak pidana,’’ terangnya.
Sementara itu, jenazah almarhum Briptu Abraham Eliaser Yarisetouw telah diterbangkan dari Asmat ke Jayapura untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. ‘’Hari ini, sudah tiba di Jayapura untuk selanjutnya jenazah dibawa ke Demta, Kabupaten Jayapura,’’ pungkasnya.
Sementara siapa sangka kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan luka bagi rekan-rekannya, tetapi juga sang kekasihnya yang rencananya akan menikah akhir bulan ini. Briptu Abraham dikabarkan akan melangsungkan pernikahan dengan wanita pujaannya pada 25 November 2025 mendatang atau 23 hari lagi.
Bahkan, keduanya telah melaksanakan sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat Perkawinan dan Perceraian Anggota Polri) sebagai syarat administrasi pernikahan bagi anggota Polri. Namun takdir berkata lain. Cinta yang telah mereka rajut harus terhenti karena maut menjemput.
“Korban sudah melangsungkan sidang BP4R (sidang nikah) dan rencananya akan menikah tanggal 25 November 2025,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Minggu (2/11).
Menurut Frangklin, pedagang sayur keliling selama ini justru sangat membantu masyarakat, khususnya para ibu rumah…
Diskusi dibuat ringan namun banyak hal yang terungkap dari pelaksanaan program tersebut. MBG sejatinya baik…
Peringatan Hari Pers Nasional 2026 tahun ini dipusatkan di Provinsi Banten. Kepala Dinas Komunikasi dan…
Para pemohon adalah Razak Ramadhan Jati Riyanto, M. Abdul Latif Khamdilah, M. Hidayat Budi Kusumo,…
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang…
Bakti sosial dipimpin Kapolsek Kurik AKP Elvis L. Palpialy dan diikuti Ketua Bhayangkari Ranting Kurik…