Categories: BERITA UTAMA

Jangan Asal Usir, Harus Ada Regulasi

DPR Terkait Pengusiran Pedagang Sayur Keliling

JAYAPURA- Aksi pengusiran pedagang sayur keliling yang dilakukan Kadistrik Sentani, Jack Puraro akhirnya ditanggapi salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Frangklin Wahey. Meski terkesan lambat merespon, menurut Frengklin penertiban terhadap aktivitas pedagang kecil harus dilakukan secara humanis, adil, dan proporsional, tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan serta kondisi ekonomi masyarakat kecil.

“Kami memahami tugas aparat distrik dalam menjaga ketertiban. Namun pendekatan yang digunakan harus mengedepankan dialog dan pembinaan, bukan tindakan represif yang melukai perasaan pedagang kecil,” ujar Anggota Komisi IV DPRP dari Dapil 3 Kabupaten Jayapura, Frangklin E. Wahey, Senin (9/2).

Menurut Frangklin, pedagang sayur keliling selama ini justru sangat membantu masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus pergi ke pasar yang jaraknya jauh dan membutuhkan biaya tambahan. Selama aktivitas tersebut tidak mengganggu lalu lintas dan ketertiban umum, pemerintah seharusnya mengambil kebijakan yang lebih bijak.

Ia menegaskan, setiap keputusan yang diambil oleh pejabat publik harus dilakukan secara hati-hati dan berlandaskan aturan hukum yang berlaku, mengingat Indonesia adalah negara hukum. “Siapapun kita, apalagi sebagai kepala distrik, kepala kampung, itu adalah pejabat negara. Tugas kita adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia, sehingga setiap tindakan harus berdasarkan aturan, bukan menggunakan sifat otoriter,” tegasnya.

Frangklin juga menyoroti konteks kekhususan Papua. “Sebagai anak Papua, saya juga punya simpati terhadap apa yang dilakukan kepala distrik. Bisa jadi ada kekecewaan melihat mama-mama Papua di pasar tidak laku jualannya. Namun tetap, sebagai pejabat negara, semua tindakan harus diperkuat dengan aturan, bukan emosi,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kontak Tembak Warnai HUT RI di Mimika, Satu Prajurit Gugur

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…

4 hours ago

Demo Pecah di Waena, Aparat dan Massa Sama-sama Terluka

​Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…

5 hours ago

Korban Gempa NTT Terus Bertambah, 68 Orang Meninggal, 213 Luka-Luka

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…

6 hours ago

Bupati Keerom Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…

8 hours ago

Sang Saka Berkibar, Tolikara Rayakan HUT Ke-81 RI Usung Semangat Persatuan dan Kebersamaan

Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…

9 hours ago

HUT ke-81 RI di Puncak Jaya Khidmat Tanpa Ada Gangguan

Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…

10 hours ago