

Kasaat Reskrim Polres Keerom, AKP Jetny L. Sohilait (tengah) didampingi dua personil Polres Keerom saat memberikan keterangan di Polres Keerom, Sabtu (2/11). (FOTO: Erianto / Cepos)
KEEROM – Polres Keerom kembali menetapkan 4 tersangka baru atas penipuan SK CPNS formasi 3000 Kabupaten Keerom. Sebelumnya, Polres Keerom lebih dulu menetapkan WY sebagai tersangka utama yang kini masih dalam tahap pengejaran. Adapun empat tersangka baru yakni DW, YO, TO dan LR.
DW kini telah diamankan oleh pihak Polres Keerom untuk mengikuti pemeriksaan lanjutan. Sementara tiga lainnya masih buron. Artinya Polres Keerom telah menetapkan 5 tersangka atas kasus penipuan SK CPNS tersebut.
“Menindak lanjuti tindak pidana penghinaan melalui media sosial dan penipuan kami tetapkan tersangka saudara WY dan kami sudah jadikan dia sebagai DPO, selanjutnya ada empat tersangka baru yang kami tetapkan yakni DW, YO, TO dan LR,” ungkap Kasaat Reskrim Polres Keerom, AKP Jetny L. Sohilait kepada awak media, Sabtu (2/11).
“Empat tersangka ini kami tetapkan setelah melalui rangkaian pemeriksaan dari sanksi-saksi,” sambungnya. Jetny memastikan bahwa SK CPNS afirmasi 3000 adalah palsu. Dia membeberkan sudah melakukan pemeriksaan hingga pemerintah pusat. Dan tak ada satu pun yang membenarkan terkait pengangkatan CPNS afirmasi 3000 tersebut.
“Kami dari pihak Sat Reskrim Keerom sudah melakukan pemeriksaan sampai ke PANRB, Wantimpres, Ketua afirmasi honorer Papua, Kanreg IX BKN Jayapura, BKD Keerom juga sudah kami mintai keterangan dan semua menyatakan itu tidak benar atau hoaks,” ujarnya.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…
Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…
Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…
Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…
Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…