Categories: BERITA UTAMA

Ingatkan Hidup Rukun Dalam Perbedaan

JAYAPURA – Hari Raya Waisak 2567 Buddhis Era (BE) punya makna dan arti penting tersendiri bagi umat Buddha. Salah satunya untuk menghormati hari lahirnya Pangeran Siddharta atau sang Buddha.

Minggu (4/6), dalam perayaan Waisak. Umat Buddha di Papua khususnya di Kota Jayapura melakukan doa dan ritual di Vihara Skylan Jayapura.

Ketua Vihara Arya Dharma Skyland Jayapura Tedy Wandianto menyatakan, Hari Raya Waisak tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Dimana umat buddha tidak sekedar melakukan ritual melainkan ada penampilan drama dari anak anak, bahkan orang tua pun ikut terlibat.

“Tahun lalu sebatas ritual yang dilakukan di Vihara, namun kali ini ada penampilan drama yang menceritakan perjalanan kehidupan sang Buddha,” terang Tedy kepada cenderawasih Pos.

Kata Tedy, drama tersebut menceritakan peristiwa penting dalam Hari Raya Waisak bagi umat Buddha diantaranya, kelahiran sang Buddha atau Pangeran Siddharta Gautama di Taman Lumbini pada tahun 623 SM (sebelum Masehi).

Kedua, berlanjut ke momen Pangeran Siddharta mencapai penerangan sempurna dan resmi menjadi Buddha di usia 35 tahun pada 588 SM. Ketiga, momen sang Buddha mencapai Parinibbana atau wafat.

“Harapannya, kita sebagai umat beragama harus bersatu dalam hal apapun. Jika kita bersatu, maka perbedaan yang membuat orang bisa muncul perasaan was wasa, khawatir atau benci bisa terkurangi. Karena degan kebersamaan hidup akan terasa indah dan membahagiakan,” ungkapnya.

“Semoga semua umat di Papua hidup rukun dalam perbedaan. Perlu disyukuri bahwa umat buddha masih berpegang teguh pada perbedaan yang indah yang menyatukan kita semua,” ucapnya.

Selain itu kata Tedy, tahun ini juga teramat spesial lantaran Vihara Arya Dharma Skyland Jayapura telah bergabung dengan Majelis Budayana Indonesia. Adapun tema Hari Raya Waisak 2567 Buddhis Era (BE) yakni keharmonisan dalam perbedaan menuju masyarakat yang harmonis. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…

2 hours ago

Berawal dari Melihat Ortu Siswa Habiskan Waktu dengan Ngobrol

Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…

3 hours ago

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…

4 hours ago

Resmi! Menpan RB Restui 9 Instansi Buka Rekrutmen CPNS 2026 via Sekolah Kedinasan

Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…

5 hours ago

Pengelolaan Aset di DPRP Berpotensi Jadi Temuan

Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…

6 hours ago

Harta Terpidana Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masih Ditelusuri

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Sunandar Pramono, SH, MH menyatakan masih ada terpidana lainnya yang aliran…

7 hours ago