

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong saat berbincang dengan Sekwan DPR Papua, Dr Juliana Waromi usai penyerahan DPA kepada para OPD di lantai 9 kantor gubernur, Senin (3/1). (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tengah kebijakan pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh Kementerian Keuangan. Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, menyatakan pemotongan ini berdampak pada berbagai sektor, namun pemerintah tetap optimis dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
“Kami sedang mengecek nominal yang bisa dieksekusi agar penggunaan anggaran tidak terdampak pemotongan tersebut,” kata Ramses, usai penyerahan DPA kepada OPD di lantai 9 kantor gubernur, Senin (3/2).
Dalam penyerahan DPA itu, tiga OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua mendapatkan DPA dengan jumlah yang tinggi. Adapun tiga OPD itu yaitu Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Tiga OPD ini mendapatkan anggaran tinggi lantaran kegiatannya lebih banyak. Misalnya PU, kenapa lebih banyak, karena lebih ke pembangunan fisiknya, dan sesuai dengan tugas pokok dan kegiatannya,” terangnya.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua, Alex Kapisa, mengatakan postur anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Papua Tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp2,7 triliun sebelum adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Namun, dengan terbitnya Inpres tersebut, pemerintah akan segera melakukan penyesuaian anggaran.
Page: 1 2
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…