Categories: BERITA UTAMA

Sebelum Tewas, Pernah Melakukan Percobaan Bunuh Diri Dua Kali

Iptu Abdul Wildan Gani ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Mayat Wemp Sarfunin (35), warga Jalan Matoa Kelurahan Kalibobo Nabire yang mengakhiri hidupnya dengan menyayat lehernya menggunakan sepihan kaca usai bertengkar dengan pasangannya sendiri dimakamkan pada Rabu (3/2)

Satuan  Reskrim Polres Nabire telah memeriksa sebanyak lima orang saksi termasuk pasangan almarhum Wem Serfunin yang sempat terlibat cekcok sebelum korban mengakhiri hidupnya.

Kasat Reskrim Nabire Iptu Abdul Wildan Gani mengatakan, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan sebanyak dua kali dan penyidikan masih berjalan hingga saat ini.

“Dari olah TKP yang kami lakukam, informasi awal yang kami dapatkan korban memiliki riwayat percobaan bunuh diri sebanyak dua kali. Bahkan terakhir, almarhum pernah melukai dirinya dibagian perut dan mendapatkan penanganan khusus di rumah sakit,” ungkap Abdul Gani saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Kamis (4/2)

Lanjutnya, korban lantas melakukan pecobaan bunuh diri ketika usai percecokan rumah tangga antara dia dan pasangannya. Usai percecokan tersebut korban langsung mengambil potongan kaca dan menusuk lehernya bagian depan tepat di bawah tembolok. “Korban sudah dimakamkan pihak keluarga,” katanya.

Terkait apakah pasangannya bisa jadi tersangka, Abdul Gani menjelaskan sementara belum   mengarah ke sana. Namun, pihaknya tetap mendalami  kasus ini dan melihat  apakah ini murni bunuh diri atau ada unsur lainnya.

Sebelumnya, Wemp Sarfunin (35), warga Jalan Matoa Kelurahan Kalibobo Nabire mengakhiri hidupnya dengan menyayat lehernya menggunakan sepihan kaca usai bertengkar dengan pasangannya, Selasa (2/2) malam.

Dimana sekira pukul 16.00 WIT. Saksi DW (40) pulang dari Siriwini. Setibanya di rumah, secara spontanitas saksi dan korban bertengkar mulut, kemudian korban mengambil kaca yang berada di atas plafond an memecahkan kaca tersebut pada batu yang berada di dekat jendela kamar.

Korban lantas menyayat lehernya dengan menggunakan sepihan kaca yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Nabire untuk dilakukan visum. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

18 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

1 day ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

1 day ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

1 day ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

1 day ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

1 day ago