Categories: BERITA UTAMA

Papua Sedang Menghadapi Krisis Iklim

JAYAPURA-Ketua Institut Hijau Indonesia (IHI) Chalid Muhammad mengatakan saat ini beberapa daerah di Indonesia  termasuk Papua sedang menghadapi tiga krisis utama yaitu krisis iklim, pemanasan global, dan kehilangan keanekaragaman hayati. Kondisi ini terjadi karena pola pembangunan yang semakin masif, bahkan baru baru ini pemerintah telah menggagas sejumlah proyek stategis nasional (PSN) yang tentunya akan merusak hutan dengan skala yang cukup besar.

Papua menjadi hutan terakhir yang ada di Indonesia, jika kita tidak menjaganya dengan baik, maka akan menjadi ancaman serius bagi kehidupan masyarakat Papua kedepan,” ujarnya saat menghadiri acara seminar nasional di Auditorium Uncen, Senin (2/11).

Chalid mengatakan papua memang tengah bermasalah dengan ketahanan pangan dan sumber daya alam, akan tetapi persoalan ini baiknya tidak mengorbankan banyak hal terutama perusalan lingkungan sebab itu akan berdampak pada kehidupan masyarakat dalam jangka waktu yang cukup lama.

“Silahkan pemerintah buka program swasembada pangan di Papua tapi harus hati hati, jangan sampai program ini mendatangkan mal petaka untuk lingkungan hidup,” imbuhnya.

Ia pun mengingkatkan generasi muda terutama mahasiswa diberbagai perguruan tinggi salah satunya Univesitas Cendrawasih harus meningkatkan rasa kepedulian untuk menjaga alam Papua. Sebab hutan Papua saat ini sedang membutuhkan campur tangan manusia yang peduli akan kehidupannya.

“Kami berharap melalui seminar nasional dengan tema alram krisi iklim dialog kaum muda ini, akan menumbuhkan rasa kepedukian teman teman mahaiswa uncen untuk menjaga alam Papua ini dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Rektor III Uncen, Septianus Saa mengapresiasi BEM Uncen sebab dengan ide dan gagasan  maka kegiatan yang dikemas dengan dialog tersebut dapat berlangsung secara baik.”Kami harap melalui seminar ini akan mendorong para mahasiswa untuk peduli terhadap masalah lingkungan,” tuturnya.

Tapi juga lanjut Septianus akan ada mahasiswa Uncen yang akan tergabung didalam Green Leadership sehingga kampanye tentang peduli lingkungan terus digaungkan kepada generasi muda lainnya di tanah Papua.

“Kegiatan ini sangat penting karena dapat menambah wawasan mereka (Mahasiswa red) tentang isu isu lingkungan, melaui forum ilmiah seperti ini akan menjadi rekomendasi kepada pemerintah untuk membuat kebijakan,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Di Balik Spam Medsos, Kekerasan Seksual Muncul Tanpa Kontrol

Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…

20 minutes ago

Pulihkan Psikologi Warga Intan Jaya Lewat Trauma Healing

Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…

1 hour ago

Kogabwilhan III Sita 47 Senpi dan 3.000 Pohon Ganja Selama Semester I 2026

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…

4 hours ago

Polisi Masih Terus Melacak Jaringan Curanmor di Kota Wamena

​Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan, peningkatan intensitas…

5 hours ago

Seorang Warga Dilaporkan  Hilang di Sungai Maro

Korban diketahui bernama Abdul Rozas (29). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…

8 hours ago

Keroyok Pengunjung  KFC Dua Pelaku Ditangkap

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Merauke berhasil mengungkap kasus pengeroyokan terhadap seorang pengunjung KFC yang…

8 hours ago