Categories: BERITA UTAMA

140 Pengungsi Wamena Diterbangkan ke Padang

DITERBANGKAN: Ratusan pengungsi Wamena asal Sumatera barat saat berada di dalam pesawat yang akan membawa mereka pulang ke kampung halamannya, Kamis (3/10) sore. ( FOTO : Robert Yewen/Cepos)

SENTANI- Aksi Cepat Tanggap (ACT) menerbangkan sebanyak 140 pengungsi Wamena kembali ke kampung halamannya di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggunakan pesawat komersial Boeing 737-300 yang dicarter melalui Bandara Sentani, Kamis (3/10).

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin mengungkapkan bahwa pemulangan para pengungsi dari Wamena ke daerahnya masing-masing sebelumnya sudah dilakukan oleh pemerintah melalui Pesawat Hercules milik TNI AU. Oleh karena itu, pihaknya dari ACT melihat banyak pengungsi yang ingin pulang ke kampung halamannya masing-masing, sehingga pihaknya juga ikut terlibat dalam membantu memfasilitasi para pengungsi tersebut.

“Para pengungsi yang kita pulangkan ini adalah mereka yang mengalami kejadian di Wamena dan merasa tidak nyaman, rumah mereka dibakar, dan ada trouma, sehingga sesuai dengan prinsip kemanusiaan yang ada, maka kita membantu memfasilitasi kepulangan mereka ke kampung halamannya masing-masing, khususnya saat ini kita bantu yang pertama ke Sumbar,” jelasnya kepada wartawan di Bandara Sentani, Kamis (3/10).

Untuk para pengungsi yang dipulangkan ini, menurutnya kebanyakan merupakan perempuan (wanita) dan anak-anak ke Sumbar. Selain itu, pihaknya juga akan memproses untuk pemulangan para pengungsi lainnya yang ada di wilayah Makassar Sulawesi Selatan dan Surabaya Jawa Timur.

Sementara itu, Komandan Aksi Nasional ACT Bencana Kemanusiaan di Wamena, Wahyu Novian, mengungkapkan bahwa ini merupakan kepeduliaan pihaknya dari ACT dalam rangka memfasilitasi kepulangan para pengungsi Wamena ke kampung halamannya di Sumbar melalui pesawat kemanusiaan yang dicarter langsung.

“Hari ini (kemarin-red) kita pulangkan sebanyak  140 pengungsi ke kampung halamannya di Sumbar menggunakan pesawat kemanusiaan yang kami carter,” ungkpanya.

Menurut Novian, besok (hari ini-red) akan ada dua pesawat kemanusiaan yang dicarter dan akan memuat kurang lebih ratusan penumpang lagi ke Sumatera Barat (Sumbar) dan ke Makassar Sulawesi Selatan.

“Untuk besok (hari ini-red) ada dua pesawat yang kita gunakan untuk memuat para pengungsi ke Sumbar dan juga ke Makassar Sulawesi Selatan dan ke Surabaya Jawa Timur,” ucapnya. 

Selain menggunakan pesawat kemanusiaan,  pihaknya juga akan menyewa kapal laut untuk memuat para pengungsi yang akan pulang ke kampung halamannya. terutama di wilayah Makassar Sulawesi Selatan dan Surabaya Jawa Timur. “Nanti akan ada kapal kemanusiaan yang sudah kami komunikasikan dengan Pelni, untuk mengangkut para pengungsi dari Jayapura ke Makassar dan Surabaya,”ujarnya.

Perlu diketahui bahwa kemarin pihaknya menerbangkan 140 orang pengungsi dan besok (hari ini, red) ACT kembali akan menerbangkan 100 orang pengungsi, sehingga total nantinya berjumlah 240 orang pengungsi yang diterbangkan menggunakan pesawat  kemanusiaan. Selain itu, direncanakan nanti ada 1.400 orang pengungsi menggunakan kapal kemanusiaan. (bet/nat)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

11 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

12 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

12 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

13 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

13 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

14 hours ago