

Panitia saat melakukan persiapan di panggung Gebyar PON XX Papua tahun 2021 yang akan dilaksanakan di Lapangan Karang PTC, Sabtu (4/9) hari ini. (FOTO: Ayu/Cepos)
JAYAPURA-Atmosfer Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 jelang hari H mulai terasa. Upaya promosi dan penyampaian informasi soal PON dikonsep apik dalam Gebyar PON yang akan digelar hari ini di Lapangan Karang PCT Entrop.
Jika melihat dari konsep dan design panggung yang digarap nampak sekali semangat PON telah siap digelorakan. Event gebyar ini dipastikan berbeda dan menghibur apalagi akan menghadirkan tiga artis ibu kota.
Hanya yang menjadi PR panitia adalah apakah bisa mengantisipasi kerumunan pengunjung di tengah pandemi Covid-19. “Kegiatan gebyar PON ini menjadi event sosialisasi PON yang tujuannya membentuk kesadaran partisipasi publik untuk ikut menyuarakan semua yang berkaitan dengan PON dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata Ketua Panitia Gebyar PON, Otniel Deda melalui ponselnya, Jumat (3/9).
Ia bahkan menargetkan bisa menghadirkan sekira 2.000 orang untuk menyaksikan pagelaran ini namun dikonsep dengan timing. Artinya ada waktu dimana pengunjung yang sudah menikmati kegiatan akan berganti. Keluar dari lokasi dan digantikan dengan penonton yang belum. Ini untuk mengakali terjadinya kerumunan tadi.
Panitia juga menyiapkan banyak spot yang bisa digunakan untuk foto termasuk pondok – pondok yang nantinya diisi oleh 30 UMKM. “Maskernya kami wajibkan dan masker ini akan diganti setelah 4 jam dan nantinya akan ada identitas seperti gelang untuk menandai mereka yang sudah nonton dan yang belum,” sambungnya.
Hiburan yang disiapkan kata Otniel ada artis Mitha Talahatu, Wika Salim dan Noor Shekila. Selain itu Otniel menyebut ada sejumlah artis lokal termasuk seniman lokal yang juga akan diberi ruang.
“Ada 35 musisi lokal dan 3 artis nasional termasuk 5 sanggar tari dan seniman. Kami ingin menunjukkan bahwa atmosfir PON ini sudah harus tumbuh dan masyarakat harus ikut berpartisipasi,” tambahnya.
“Sekali lagi nantinya sistim prokes yang kami perketat sebab target kami bisa 2000 orang yang menyaksikan dengan pembagian waktu tontonan,” tutup Otniel. (ade/cr-265/nat)
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…