Categories: BERITA UTAMA

Siapkan Langkah Hadapi Cuaca Ekstrem

JAYAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua siap membantu kabupaten/kota yang terdampak kekeringan selama musim kemarau, akibat adanya El Nino.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua William Manderi mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi dampak El Nino yang saat ini mulai terasa dampaknya.

Sebagaimana kata Manderi, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Fenomena El Nino dapat berdampak ke wilayah Kabupaten Jayapura. Kendati demikian, kabupaten/kota lain di Provinsi Papua tetap perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya kekeringan selama musim kemarau.

“Kami tetap siaga, khususnya yang dapat terdampak El Nino yakni daerah Kabupaten Jayapura,” kata Manderi.

Ia pun meminta pemerintah dan masyarakat di kabupaten/kota di Provinsi Papua untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi kekeringan yang dapat menimbulkan gangguan suplai air bersih selama musim kemarau.

Sebagaimana kata Manderi, musim kemarau akan membuat debit air berkurang, sehingga semua perlu waspada. Diminta juga warga tidak membuka lahan baru dengan cara membakar selama musim kemarau.

Sebelumnya, dalam apel siaga yang digelar di Otonom. kepala Dinas Kehutanan Papua Jan Jap Ormuseray menyatakan empat daerah di Papua yang perlu diwaspadai terkait dengan musim kemarau berpotensi membuat titik panas meningkat. Dimana dampaknya, kebakaran hutan akan sangat mungkin terjadi, baik secara alami, maupun akibat perbuatan manusia lewat perambahan hutan serta hal lainnya.

Adapun empat kabupaten/kota yang perlu diwaspadai berpotensi terjadinya kebakaran hutan. Diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom serta Kabupaten Sarmi.

Antisipasi masalah perubahan cuaca tersebut, Dinas Kehutanan Provinsi Papua meminta masyarakat mulai meningkatkan kewaspadaan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, digelar apel siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Papua Tahun 2023. Hal ini bertujuan untuk melakukan agenda pemulihan lingkungan yang mencakup kerja-kerja.

“Kita ingatkan seluruh pihak termasuk Pemda, masyarakat maupun stakholder terkait. Untuk selalu waspada mencegah kebakaran hutan di masing-masing wilayahnya,” pungkasnya. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

56 minutes ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

2 hours ago

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…

3 hours ago

Pemerataan Akses Energi Harus Jangkau Kampung Terpencil

   “Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…

4 hours ago

Kebutuhan Meningkat, PMI Ajak Warga Rutin Donor Darah

  Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…

5 hours ago

12 Tahun Injil di Skouw, Abisai Rollo: Generasi Muda Harus Takut Tuhan

   Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…

7 hours ago