

dr Ari Pongtiku (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua mulai mewaspadai dan melakukan pencegahan terkait dengan penyebaran virus Covid-19. Hal ini seiring dengan mulai maraknya kasus serupa di Hongkong, Singapura dan Thailand. Jangan sampai seperti kejadian 2019 dimana covid dianggap tidak akan masuk ke Papua namun perlahan-lahan masuk dan akhirnya mematikan sendi-sendi ekonomi dan aktifitas lainnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Ari Pongtiku mengatakan pencegahan yang dilakukan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga jarak dan menggunakan masker saat mengalami batuk dan pilek.
“Bagi masyarakat jika merasa batuk dan pilek maka gunakan masker, olahraga ringan, istirahat yang cukup dan berobat ke layanan kesehatan. Perlunya mencegah virus ini sejak dini,” kata dr Ari kepada Cenderawasih Pos, Senin (2/6).
Kadinkes dr Ari tak menampik jika saat ini, angka batuk pilek di Papua cukup tinggi. Namun ia mengaku belum menemukan adanya kasus Covid di Papua. “Hingga saat ini kasus serupa belum ditemukan di Papua, kalaupun ada biasanya Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) yang memberitahu kami,” ujarnya.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…